Sosok Albert, Caleg DPRD Sulawesi Tenggara yang Dirikan Universitas Pertama di Pulau Muna

Febry Jahra Lestiani

Reporter

Minggu, 18 Februari 2024  /  8:30 pm

Albert memiliki sejumlah lembaga pendidikan yang tersebar di Kab. Muna, bahkan Albert berhasil mendirikan Universitas pertama di Pulau Muna yaitu Universitas Karya Persada Muna (UKPM). Foto: Ist.

KENDARI, TELISIK.ID – Maju sebagai caleg DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara Dapil III Kabupaten Muna, Muna Barat dan Buton Utara Albert dikenal dengan julukan ‘’Kokampusno’’

Bagaimana tidak, Albert memiliki sejumlah lembaga pendidikan yang tersebar di Kabupaten Muna, bahkan baru-baru ini Albert berhasil mendirikan universitas pertama di Pulau Muna yaitu Universitas Karya Persada Muna (UKPM).

UKPM ini terletak di jalan gambas Kelurahan Sidodadi Kecamatan Batalaiworu, Muna.

Albert adalah tokoh muda yang lahir di Tampo Kecamatan Napabalano, Muna, Sulawesi Tenggara pafa 15 April 1978 silam. Di tempat yang sama, ia menghabiskan masa kecil sembari menempuh sekolah dasar di SDN 3 Tampo dan SLTP Napabalano.

Baca Juga: Sosok Titiek Soeharto Mantan Istri Prabowo, Miliki Kekayaan Setengah Triliun

Pada usia 16 tahun, Albert muda melanjutkan sekolah menengah di SMA I Raha, 30 kilometer jaraknya dari Tampo tempat kedua orangtuanya berada. Menempuh pendidikan yang jauh dari orangtua tidak hanya di rasakan di bangku sekolah menengah saja.

Albert bahkan harus pindah ke Kendari untuk melanjutkan sekolah ke jenjang pendidikan tinggi di Akademi Keperawatan (AKPER) Pemda Kabupaten Kendari usai tamat SMA Tahun 1996.Sambil menempuh bangku kuliah, di kampus inilah Albert mula-mula mengenal dunia organisasi.

Terhitung ia pernah masuk sebagai kader Himpunan Mahasiswa Islam (IKM) Cabang Unaaha. Menjabat Wakil Ketua IKM AKPER Pemda Kab. Kendari. Bahkan tercatat sebagai deklarator berdirinya Perhimpunan Mahasiswa Pendidikan  Kesehatan se Sulawesi Tenggara.

Di awal berdirinya, Albert duduk sebagai sekretaris umum organisasi tersebut. Usai menamatkan pendidikan keperawatan di kampus AKPER Pemda Kendari tahun 2001, Albert kemudian menyibukkan diri dalam profesi sebagai tenaga perawat di beberapa rumah sakit daerah di Sulawesi Tenggara yang mengantarkannya menjadi pegawai negeri sipil di Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tenggara.

Pendidikan jenjang Strata 1 berhasil ia raih di kampus Manajemen SDM STIM Lash Jaya Makassar mulai tahun hingga 2006. Selanjutnya ia, menjadi dosen tetap di Stikes Mandala Waluya Kendari, dosen tidak tetap di Akbid Paramata Raha, serta dosen luar biasa di Universitas Haluoleo Kendari selama setahun, usai gelar magisternya di bidang kesehatan di raih di STM IMNI Jakarta.

Memasuki dunia kerja, ia juga tak berhenti berbaur dalam organisasi yang sudah dikenalnya sejak di bangku kuliah. Albert menjadi Ketua Bidang Organisasi, Hukum dan Pemberdayaan Politik PPNI Kabupaten Muna, pengurus BKPRMI Kabupaten Muna serta pengurus KNPI  Kabupaten Muna tahun 2009 -2012. Bahkan tahun 2014,  Albert berhasil menjabat sebagai ketua umum KNPI kabupaten Muna sampai Tahun 2017.

Baca Juga: Profil Lengkap Komeng, Kader HMI Disokong Dua Orang Ini Menatap Senayan

Meski usianya tergolong muda, jiwa kepemimpinannya serta kemampuan manajerialnya kian mumpuni hari demi hari. Ini juga diyakininya kelak akan berharga ketika menjadi seorang pemimpin di tengah-tengah masyarakat.

Albert menjelaskan bahwa masyarakat sulit menjumpai anggota DPRD. Bahkan ia sendiri pernah mengalami hal yang sama, oleh karena itulah terpanggil jiwa untuk menjadi anggota DPRD agar tidak ada lagi masyarakat mengeluh sulitnya bertemu wakil rakyat.

‘’Saya berharap masyarakat tidak lagi kesulitan untuk biaya pendidikan. Saya bertarung menjadi wakil rakyat bukan berharap untuk memakmurkan diri sendiri namun bagaimana saya benar-benar bisa menyalurkan suara masyarakat,’’ ungkapnya.

Kendati hal tersebut ia berharap hasil perolehan suaranya pada pemilu kali ini dapat mengantarkannya duduk di lembaga legislatif. (B)

Penulis: Febry Jahra Lestiani

Editor: Fitrah Nugraha

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS