STIKES Karya Kesehatan Buka Beragam Program Studi dan Jalur Pendaftaran Fleksibel
Reporter
Jumat, 01 Mei 2026 / 7:28 am
STIKES Karya Kesehatan Kendari sudah menerima mahasiswa baru dan memiliki berbagai program studi. Foto: Meliana Tasya/Telisik
KENDARI, TELISIK.ID - Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Karya Kesehatan, terus memperluas akses pendidikan tinggi di bidang kesehatan melalui penyediaan berbagai program studi unggulan serta sistem perkuliahan yang fleksibel bagi calon mahasiswa.
Saat ini, STIKES Karya Kesehatan memiliki empat program studi, yakni S1 Keperawatan, S1 Gizi, D3 Keperawatan, dan Program Profesi Ners.
Seluruh program studi tersebut telah terakreditasi sehingga menjamin kualitas serta legalitas pendidikan yang diselenggarakan.
Dalam penerimaan mahasiswa baru, kampus ini membuka dua jalur, yaitu jalur reguler dan Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL). Jalur reguler dibuka mulai Februari hingga Agustus atau September, dan dalam kondisi tertentu dapat diperpanjang hingga Desember.
Sementara itu, jalur RPL dibagi menjadi dua skema, yaitu RPL A1 dengan masa studi 2 tahun bagi lulusan D3 yang ingin melanjutkan ke jenjang S1, serta RPL A2 dengan masa studi 1 tahun atau 2 semester bagi tenaga kesehatan berpengalaman minimal 2 tahun.
Baca Juga: SMKN 7 Kendari Komit Cetak Lulusan Siap Kerja, Ini Jurusan Paling Diminati
Pada skema ini, sertifikat pelatihan juga dapat dikonversi menjadi nilai mata kuliah hingga 70 persen.
Dosen STIKES Karya Kesehatan, Habib Ihsan menyampaikan, sistem pendidikan yang diterapkan dirancang untuk menjawab kebutuhan masyarakat, khususnya bagi mereka yang telah bekerja namun ingin melanjutkan pendidikan.
“STIKES Karya Kesehatan berkomitmen menghadirkan pendidikan yang inklusif dan fleksibel, sehingga mahasiswa tetap dapat bekerja sambil menempuh pendidikan tinggi tanpa mengurangi kualitas pembelajaran,” ujarnya kepada telisik.id, Kamis (30/4/2026).
Habib Ihsan menambahkan, pengembangan sistem RPL dan kelas kerja merupakan bentuk adaptasi kampus terhadap kebutuhan tenaga kesehatan yang semakin dinamis.
“Melalui jalur RPL dan kelas kerja, kami ingin membuka kesempatan seluas-luasnya bagi para tenaga kesehatan maupun lulusan yang ingin meningkatkan kompetensi tanpa meninggalkan pekerjaan mereka,” tambahnya.
Untuk mendukung mahasiswa pekerja, kampus juga menyediakan kelas kerja dengan jadwal perkuliahan di akhir pekan serta sistem pembelajaran hybrid yang menggabungkan tatap muka dan pembelajaran daring.
Dari sisi fasilitas, kampus ini dilengkapi laboratorium modern, seperti laboratorium gizi, pangan, penilaian status gizi, kuliner, hingga laboratorium keperawatan berstandar nasional.
Mahasiswa juga mendapatkan pengalaman praktik melalui kerja sama dengan berbagai instansi, termasuk sektor perhotelan untuk pembelajaran kuliner.
Selain itu, tersedia fasilitas pendukung seperti akses internet di seluruh area kampus serta tempat tinggal bagi mahasiswa yang membutuhkan. Beragam program beasiswa juga disediakan, mulai dari Kartu Indonesia Pintar (KIP) hingga beasiswa pemerintah daerah dari berbagai wilayah.
Dengan kebutuhan tenaga kesehatan yang terus meningkat, STIKES Karya Kesehatan optimistis mampu mencetak lulusan yang kompeten dan siap bersaing di dunia kerja. Ke depan, kampus ini juga tengah mempersiapkan pengembangan institusi menuju status institut dengan penambahan program studi baru. (Adv)
Penulis: Meliana Tasya
Editor: Kardin
* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS