Tolak Pemindahan Bidan Kelurahan Sambuli, Warga Geruduk Puskesmas Nambo

Laode Muh. Faisal

Reporter

Selasa, 07 Juli 2026  /  1:27 pm

Emak-emak di Kelurahan Sambuli menggelar unjuk rasa di Puskesmas Nambo, menolak mutasi Bidan Pepi, Selasa (7/7/2026). Foto: Ist.

KENDARI, TELISIK.ID - Puluhan warga Kelurahan Sambuli, Kecamatan Nambo, Kota Kendari, menggelar unjuk rasa di Puskesmas Nambo, Selasa (7/7/2026).

Unjuk rasa digelar sebagai bentuk penolakan warga terhadap keputusan Kepala Puskesmas (Kapus) Nambo yang melakukan mutasi kepada Fitrana Safitri, AM.Keb sebagai bidan kelurahan.

Warga yang mayoritas emak-emak itu menuntut Kepus Nambo segera mengembalikan posisi Fitrana Safitri atau Bidan Pepi, sebagai bidan di Kelurahan Sambuli.

"Kami tidak terima bidan kami digantikan," tulis warga dalam alat pegara aksi.

"Kembalikan bidan kelurahan demi pelayanan kesehatan terbaik untuk warga," tulis warga lainnya.

Baca Juga: DPRD Sultra Tolak Aturan Baru BPOM 2026, Khawatir Obat Mengandung Prekusor Dijual Bebas di Ritel Modern

Dihubungi media ini, salah satu perwakilan warga, Lisda menyampaikan, warga menolak pemindahan Bidan Pepi dikarenakan warga sudah terlanjur nyaman terhadap kebaikan serta pelayanan kesehatan Bidan Pepi selama ini.

"Karena dia (Bidan Pepi) ini tidak hanya menolong untuk persalinan, tetapi dia juga tolong warga untuk penyakit apapun. Kalau ada warga yang dalam keadaan darurat sakit, apakah itu sakit kepala atau demam, dia duluan yang tolong warga. Kalau dia tidak sempat, dia bantu arahkan petugas Puskesmas yang datang tangani," ungkap Lisda.

Baca Juga: Raperda APBD 2025 Disepakati 7 Fraksi, Pemkot Kendari Terus Perkuat Transparansi dan Akuntabilitas Keuangan

Karena itu, Lisda menambahkan, warga menolak keras pemindahan Bidan Pepi. Bahkan, warga mengancam bakal mogok kegiatan Posyandu jika bukan Bidan Pepi lagi yang menjadi bidan kelurahan.

"Jika tidak dikembalikan, maka semua kegiatan Posyandu, baik itu Posyandu balita, remaja, lansia, kalau bukan Bidan Pepi, warga termasuk kader Posyandu tidak mau lagi adakan Posyandu," tegasnya.

Terkait aksi penolakan warga, media ini telah berusaha menghubungi Kapus Nambo, Irmawati Nurdin, namun belum juga memberikan tanggapan hingga berita ini diterbitkan. (B)

Penulis: Laode Muh. Faisal

Editor: Kardin

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS