Ukir Prestasi di Panggung Budaya, SMKN 1 Kendari Raih Juara 2 Tari Lulo

Erni Yanti

Reporter

Kamis, 03 September 2026  /  10:42 am

Peserta Tari Lulo Kreasi dari siswa SMKN 1 Kendari berhasil meraih juara 2 pada lomba. Foto: Ist.

KENDARI, TELISIK.ID - SMK Negeri 1 Kendari kembali mengukir prestasi di bidang seni dan budaya. Kali ini, siswi SMKN 1 Kendari berhasil meraih juara 2 Lomba Tari Lulo Kreasi Tingkat SMA/SMK sederajat se-Sulawesi Tenggara (Sultra).

Lomba tersebut diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulawesi Tenggara melalui UPTD Museum dan Taman Budaya.

Kegiatan berlangsung pada 26-27 Agustus 2026 di Gedung Kesenian Taman Budaya Provinsi Sulawesi Tenggara dan diikuti peserta dari jenjang SMA, SMK, dan MA di wilayah Sultra.

Dalam ajang tersebut, tim tari SMKN 1 Kendari tampil membawakan Tari Lulo Kreasi dan berhasil menunjukkan kemampuan terbaik hingga menempati posisi kedua dalam kompetisi tingkat provinsi tersebut.

Baca Juga: Rincian Jadwal TKA SMA/SMK 2026 Lengkap dengan Sesi hingga Durasi Ujian

Plt Kepala SMKN 1 Kendari, Roni, S.St.Pi., menyampaikan rasa syukur dan bangga atas prestasi yang berhasil diraih para siswinya.

“Pada perlombaan ini kami SMKN 1 Kendari mendapatkan juara 2,” ucap Roni, Kamis (3/9/2026).

Menurut Roni, capaian tersebut patut diapresiasi karena para siswi telah berupaya membawa nama baik sekolah melalui bidang seni dan budaya.

“Saya secara pribadi sangat mengapresiasi siswi yang telah mengikuti perlombaan tersebut. Meski mendapatkan juara 2, upaya siswi dalam mengharumkan nama baik sekolah sangat kami apresiasi,” jelasnya.

Ia menambahkan, prestasi tersebut menunjukkan bahwa siswa SMKN 1 Kendari memiliki potensi yang dapat dikembangkan tidak hanya dalam bidang akademik maupun kejuruan, tetapi juga pada bidang seni dan budaya.

“Kami merasa bangga atas capaian para siswi yang telah mengikuti kegiatan lomba ini. Semoga ke depannya para siswa dan siswi tidak hanya membanggakan sekolah, tetapi juga membanggakan Sultra di tingkat nasional maupun internasional,” harapnya.

Baca Juga: Mengenal Flores Back Arc Thrust, Sesar Pemicu Gempa M7,7 di NTT

Dalam petunjuk teknis lomba, Tari Lulo Kreasi yang ditampilkan peserta mengangkat tema kearifan lokal Sulawesi Tenggara. Setiap tim terdiri dari 6 hingga 12 orang, termasuk pemain musik pengiring, dengan durasi penampilan antara 7 hingga 12 menit.

Adapun juara 2 dalam lomba tersebut memperoleh uang pembinaan sebesar Rp 4 juta dan piala.

Kegiatan ini menjadi salah satu upaya pengembangan kebudayaan sekaligus ruang bagi generasi muda Sulawesi Tenggara untuk mengenal, melestarikan, dan mengembangkan seni tradisional daerah melalui kreativitas. (C)

Penulis: Erni Yanti

Editor: Kardin