UMW Kendari Jadi Rujukan Universitas Muhammadiyah Kembangkan Prodi Farmasi dan TLM
Reporter
Kamis, 16 April 2026 / 8:49 pm
Kunjungan benchmarking Universitas Muhammadiyah Kendari ke Universitas Mandala Waluya yang berlangsung di ruang rapat kampus UMW, Rabu (15/4/2026). Foto: Ist.
KENDARI, TELISIK.ID - Universitas Muhammadiyah Kendari melakukan kunjungan benchmarking atau studi banding ke Universitas Mandala Waluya (UMW) Kendari pada Rabu (15/4/2025).
Studi banding yang dilakukan guna meningkatkan kualitas kelembagaan, akademik, serta pengelolaan laboratorium, khususnya untuk program studi baru D-III Farmasi dan D-IV Teknologi Laboratorium Medis (TLM).
Kegiatan yang berlangsung di Kampus UMW ini menjadi langkah strategis setelah UM Kendari resmi mengantongi izin operasional dua program studi tersebut di bawah Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan.
Baca Juga: BPJS Kesehatan Kendari Perkuat Kepatuhan FKRTL dan Dorong Layanan Lebih Bermutu
Benchmarking difokuskan pada sejumlah aspek penting, mulai dari tata kelola kelembagaan dan sistem penjaminan mutu internal, pengelolaan akademik dan pembelajaran, hingga pengembangan sumber daya manusia.
Rombongan juga mendalami penguatan sarana dan prasarana pendidikan, termasuk manajemen laboratorium sebagai penunjang utama pembelajaran vokasi kesehatan.
Penguatan jejaring kerja sama dengan mitra eksternal juga menjadi perhatian, seiring kebutuhan perguruan tinggi dalam mendukung pelaksanaan tridharma secara berkelanjutan.
Rektor UMW Kendari, Prof. Ratna Umi Nurlila, menyambut positif kunjungan civitas akademika dari UM Kendari. Ia menilai benchmarking antarperguruan tinggi merupakan langkah penting untuk mendorong peningkatan mutu secara kolektif.
Baca Juga: Kinerja Moncer 2025, BPR Bahteramas Kendari Diapresiasi di Forum Nasional
“Pertukaran pengalaman seperti ini bukan hanya memperkuat kapasitas institusi, tetapi juga membuka ruang kolaborasi yang lebih luas, khususnya dalam pengembangan pendidikan kesehatan yang adaptif dan berbasis kebutuhan masyarakat,” ujar Prof. Ratna.
Ia menambahkan, pengelolaan program studi kesehatan, terutama yang berbasis laboratorium, membutuhkan standar mutu yang ketat serta inovasi berkelanjutan agar mampu menghasilkan lulusan yang kompeten dan siap kerja.
Melalui kegiatan ini, UM Kendari diharapkan mampu mengadopsi praktik-praktik terbaik dari UMW, sekaligus mempercepat pengembangan dua program studi barunya agar lebih kompetitif dan relevan dengan kebutuhan dunia kesehatan. (D-Adv)
Penulis: Ana Pratiwi
Editor: Mustaqim
* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS