BPJS Kesehatan Kendari Perkuat Kepatuhan FKRTL dan Dorong Layanan Lebih Bermutu
Ana Pratiwi, telisik indonesia
Kamis, 16 April 2026
0 dilihat
BPJS Kesehatan Cabang Kendari menggelar sosialisasi indikator kepatuhan Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL) di Kendari, sebagai upaya meningkatkan kualitas layanan bagi peserta JKN. Foto: Ist.
" BPJS Kesehatan Cabang Kendari memperkuat kepatuhan Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL) melalui kegiatan monitoring dan evaluasi "

KENDARI, TELISIK.ID - BPJS Kesehatan Cabang Kendari memperkuat kepatuhan Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL) melalui kegiatan monitoring dan evaluasi, guna memastikan layanan kepada peserta JKN berjalan sesuai standar dan semakin bermutu.
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Kendari, Hernawan Priyastomo, menegaskan bahwa monitoring dan evaluasi menjadi langkah rutin untuk memastikan komitmen fasilitas kesehatan terhadap perjanjian kerja sama yang telah disepakati.
“Kegiatan ini rutin kita lakukan, melihat komitmen dari fasilitas kesehatan dalam mematuhi perjanjian yang telah disepakati,” ujar Hernawan dalam kegiatan Monitoring dan Evaluasi Kepatuhan FKRTL di Kendari, Rabu (14/4/2026).
Ia menjelaskan, sejumlah indikator kepatuhan menjadi fokus penilaian, di antaranya kesesuaian jadwal praktik tenaga kesehatan, penyelesaian pengaduan, hingga pemanfaatan antrean online yang terintegrasi dengan aplikasi Mobile JKN serta waktu tunggu layanan rawat jalan.
“Salah satu penilaian kepatuhan FKRTL dengan mengukur kesesuaian jadwal praktik tenaga kesehatan, penyelesaian pengaduan, serta pemanfaatan antrean online dan waktu tunggu layanan rawat jalan,” jelasnya.
Baca Juga: BPJS Kesehatan Kendari Apresiasi RSU Hermina dan RS Bhayangkara atas Inovasi Layanan Digital
Upaya ini dinilai penting karena berkaitan langsung dengan pengalaman pasien. Ketepatan jadwal dokter, kecepatan layanan, hingga respons terhadap keluhan menjadi faktor yang menentukan kualitas layanan di rumah sakit.
Direktur Rumah Sakit Aliyah 2, Moh. Afif Nashrullah, menyebut kegiatan tersebut menjadi ruang evaluasi bersama bagi pimpinan FKRTL untuk memperkuat kerja sama layanan kesehatan.
“Kegiatan ini menjadi evaluasi bagi pimpinan FKRTL berdasarkan perjanjian kerja sama yang telah disepakati,” ungkap Afif.
RS Aliyah 2 berhasil masuk dalam 10 besar dari 19 FKRTL yang dinilai dalam kepatuhan. Afif menilai, langkah BPJS Kesehatan dalam mendorong digitalisasi layanan dan penambahan indikator kepatuhan merupakan langkah positif.
“Digitalisasi layanan ini sangat positif dan tidak terelakkan di tengah perkembangan teknologi saat ini. Selain itu, rumah sakit menyambut baik penambahan indikator kepatuhan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas layanan kepada peserta JKN,” tambahnya.
Sebagai bentuk apresiasi, BPJS Kesehatan memberikan penghargaan transformasi digital tahap III kepada sejumlah fasilitas kesehatan di Sulawesi Tenggara, yakni RS Aliyah 1, Klinik Mata Kendari, dan Klinik Sarlina Saf.
Baca Juga: BPJS Kesehatan Kendari Perkuat Peran Petugas PIPP untuk Pelayanan JKN
Hernawan menegaskan, penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi nasional dari BPJS Kesehatan kepada mitra fasilitas kesehatan yang aktif mendorong transformasi digital dalam pelayanan.
“Transformasi digital merupakan kunci dalam memudahkan akses layanan, mempercepat proses pelayanan, serta memastikan kesetaraan layanan bagi seluruh peserta JKN," katanya.
"Penghargaan ini diberikan kepada fasilitas kesehatan yang mampu meningkatkan kualitas layanan melalui pemanfaatan teknologi digital secara optimal,” imbuh Hernawan. (D-Adv)
Penulis: Ana Pratiwi
Editor: Mustaqim
* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS