Viral Video Panas Bupati Gowa Sitti Husniah dengan Basri Kajang, Disebut Pesta Miras di Rujab hingga Perawatan Selangkangan

Ahmad Jaelani

Reporter

Sabtu, 27 Juni 2026  /  1:58 pm

Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang memberikan keterangan terkait sidang Pansus Hak Angket DPRD Gowa. Foto: Repro Antara

GOWA, TELISIK.ID - Sidang Pansus DPRD Gowa kembali memanas setelah saksi menyinggung Basri Kajang, dugaan fasilitas khusus di rujab, serta bantahan Bupati Sitti Husniah Talenrang.

Sidang Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket DPRD Kabupaten Gowa kembali menjadi sorotan setelah sejumlah saksi memberikan keterangan yang menyinggung nama Muh Basri alias Basri Kajang.

Dalam persidangan Rabu 24 Juni 2026, membahas dugaan pelanggaran etika tersebut, berbagai kesaksian juga mengarah pada dugaan adanya pelayanan khusus di lingkungan rumah jabatan bupati.

Nama Basri Kajang kembali disebut dalam keterangan saksi Muh Yusran Beta. Ia mengungkap adanya keterlibatan dalam pengadaan minuman beralkohol yang dikonsumsi di rumah jabatan.

“Untuk pembelian minuman kadang saya dan opa yang langsung membeli, kadang juga beli lewat memesan online yang dilakukan Oma,” ujar Yusran, seperti dikutip dari Infokini, Sabtu (27/6/2026).

Baca Juga: Link Video Viral Ibu dan Anak Handuk Putih Makin FYP TikTok, Warganet Diingatkan Bahaya Phishing

Yusran juga menyebut adanya komunikasi dengan pejabat daerah terkait permintaan tersebut. “Saya juga pernah hubungi kepala bapenda pak Indra, saya sampaikan bahwa Pak Basri mau minum. Dan jawabannya, pak kaban akan suruh orang untuk bawakan,” jelasnya.

Keterangan lain disampaikan Sahriani yang menyebut adanya instruksi pelayanan khusus terhadap Basri Kajang. “Saya diminta bupati untuk melayani semua kebutuhan Ombas dengan baik. Alasannya karena Ombas orang baik dan istrinya tidak ada sini. Bahkan ibu bupati sering menelpon dan mencari saya kalau saya tidak ada dilokasi untuk melayani Ombas,” jelas Sahriani.

Sementara itu, Kepala Bapenda Kabupaten Gowa, Indra Wahyudi, membenarkan adanya permintaan terkait minuman yang dikaitkan dengan nama Basri Kajang.

“Pernah memang ada permintaan ke saya dari Becam (sapaan akrab Yusran), tapi saya sampaikan untuk meminta kepada orang yang memang dekat dan selalu ikut sama saya. Jadi kalau sama saya minta langsung hanya satu kali selebihnya minta ke orang yang selalu bersama saya. Dan seingat saya beberapa kali, karena orang saya sampaikan ke saya,” jelas Indra, seperti dikutip dari IDN Times.

Dalam sidang yang sama, saksi Zaenal juga mengaku melakukan penelusuran terkait dugaan kedekatan pihak-pihak yang disorot.

“Saya melakukan penelusuran sampai saya mengikuti mobilnya ibu Bupati Gowa,” kata Zaenal. Ia juga menambahkan, “Kenapa selama ini dia selalu mengawal ibu Bupati Gowa seolah-olah dia sebagai ADC atau ajudan pribadi,” ujarnya. Zaenal menegaskan, “Saya hanya menginginkan ibu Bupati itu berubah.”

Menanggapi berbagai kesaksian tersebut, Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang membantah sejumlah tuduhan yang disampaikan dalam persidangan. I

“Saya hanya pernah ketemu sekali seperti dikatakan di warkop dan itupun saya sangat bijak berbicara pada beliau. Silakan Anda bersaksi, yang jelas prinsipnya orang Makassar mengatakan bahwa siri'na pamarentayya niaki ri tojaiya, sirina tojaiya niaki ri pamarentayya,” ujarnya, sebagaimana dikutip dari Antara.

Baca Juga: Viral Link Video 2 Menit 15 Detik Kampus Unair Hebohkan Medsos, Begini Penjelasannya

Lebih lanjut, ia menegaskan fokus menjalankan pemerintahan di tengah dinamika yang terjadi. “Tentunya saya terus bekerja turun ke masyarakat melaksanakan tugas pokok, fokus tanpa terbebani oleh hak angket ataupun isu-isu yang dilempar ke luar ke masyarakat yang menjadi konsumsi publik,” ungkapnya.

Ia juga menyampaikan kesiapan menempuh jalur hukum. “Saya sudah didampingi tim hukum saya untuk menindaklanjuti hal-hal yang sifatnya diselesaikan secara hukum,” ujarnya.

Sidang Pansus Hak Angket DPRD Gowa masih berlanjut dengan agenda pemeriksaan saksi-saksi lain yang berkaitan dengan dugaan pelanggaran etika yang tengah dibahas. (C)

Penulis: Ahmad Jaelani

Editor: Kardin

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS