73 Bintara Remaja Ditsamapta Polda Sultra Digembleng Jalan Kaki 13 Kilometer
La Ode Alfinyul, telisik indonesia
Rabu, 11 Februari 2026
0 dilihat
Prosesi pembaretan Bintara Remaja Angkatan 53/58 tahun 2026 Ditsamapta Polda Sultra, Rabu (11/2/2026). Foto: La Ode Alfinyul/Telisik
" Sebanyak 73 Bintara Remaja Ditsamapta Polda Sultra mengikuti tradisi pembaretan dengan berjalan kaki sejauh 13 kilometer menuju Pantai Nambo, Kendari "

KENDARI, TELISIK.ID - Sebanyak 73 Bintara Remaja Ditsamapta Polda Sultra mengikuti tradisi pembaretan dengan berjalan kaki sejauh 13 kilometer menuju Pantai Nambo, Kendari.
Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara (Polda Sultra) menggelar Upacara Tradisi Pembaretan bagi Bintara Remaja angkatan 53/58 Ditsamapta, Rabu (11/2/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari pembinaan fisik dan mental sebelum para personel muda tersebut menjalankan tugas operasional di lapangan.
Pantauan telisik.id, di lokasi Sebanyak 73 Bintara Remaja mengikuti rangkaian kegiatan tersebut, terdiri dari 65 polisi laki-laki dan 8 polisi wanita. Mereka berjalan kaki dari Markas Polda Sultra menuju Pantai Nambo, Jalan Abdul Wahid, Kecamatan Bungkutoko, dengan jarak tempuh sekitar 13 kilometer.
Baca Juga: Kobaran Api Hanguskan 4 Bangunan dan Panggang 3 Ekor Kucing di Kendari
Kegiatan dikawal langsung oleh Wadir Samapta Polda Sultra AKBP Herman Setiadi, S.IK, bersama pejabat utama serta sejumlah perwira pendamping.
Sepanjang perjalanan, peserta berjalan dalam formasi dengan pengawasan ketat untuk memastikan keamanan dan kondisi fisik tetap terjaga.
Perjalanan ditempuh selama kurang lebih empat jam. Rombongan akhirnya tiba di Pantai Nambo sekitar pukul 11.55 Wita. Setibanya di lokasi, kegiatan dilanjutkan dengan apel pembinaan tradisi pembaretan yang dipimpin langsung oleh Wadir Samapta.
Dalam arahannya, Herman Setiadi menyampaikan apresiasi kepada seluruh Bintara Remaja yang telah menyelesaikan rangkaian kegiatan dengan tertib dan disiplin.
Ia menilai tradisi pembaretan menjadi bagian penting dalam membentuk karakter serta kesiapan tugas personel Samapta.
“Selamat, rekan-rekan sanggup menyelesaikan tradisi pembinaan pembaretan ini dengan sukses dan ucapan terima kasih kepada perwira pendamping,” ucap Herman Setiadi di hadapan peserta.
Baca Juga: MAN 1 Kendari Buktikan Peran Madrasah Unggulan Lewat MAY.COM dan Pameran Pendidikan
Ia menambahkan, Bintara Remaja memiliki peran strategis dalam mendukung pelaksanaan tugas kepolisian, khususnya pada fungsi Samapta yang berhubungan langsung dengan pengamanan kegiatan masyarakat.
Menurutnya, kesiapan fisik, mental, serta kekompakan menjadi modal utama bagi setiap personel. Karena itu, tradisi berjalan kaki jarak jauh hingga pembaretan dilakukan sebagai bagian dari pembentukan daya tahan dan tanggung jawab.
Kepada seluruh peserta, Herman juga mengingatkan agar tetap menjaga semangat serta profesionalisme dalam setiap pelaksanaan tugas.
“Rekan-rekan adalah ujung tombak Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara pastikan segala kegiatan dan tugas yang diberikan berjalan aman dan sukses. Jaga Kamtibmas agar tetap kondusif,” tandasnya. (C)
Penulis: La Ode Alfinyul
Editor: Mustaqim
* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS