adplus-dvertising

Anggota Bawaslu RI Positif COVID-19

Musdar, telisik indonesia
Senin, 08 Juni 2020
787 dilihat
Anggota Bawaslu RI Positif COVID-19
Anggota Bawaslu RI Ratna Dewi Pettalolo. Foto: Repro IMCNews.ID

" Beliau sudah lama WFH kan rumahnya di Palu, karena COVID kan susah ke Jakarta, jadi ada rencana ke Jakarta, sebelum ke Jakarta, (dilakukan tes) swab. "

JAKARTA, TELISIK.ID - Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI, Ratna Dewi Pettalolo, dinyatakan positif terpapar COVID-19.

Dilansir dari DetikNews, kabar tersebut dibenarkan oleh anggota Bawaslu RI lainnya, Mochammad Afiffudin.

"Benar," ujar Afifuddin ketika dikonfirmasi, Minggu (7/6/2020).


Ratna dinyatakan positif COVID-19 berdasarkan hasil tes swab. Selain Ratna, tenaga ahli dan dua orang stafnya juga positif COVID-19.

"Tenaga ahli dan staf, berempat (positif COVID-19). Stafnya dua," kata Afifuddin.

Baca juga: Kotak Amal Masjid di Muna Dibobol Maling

Afifuddin menyebut selama pandemi, Ratna menjalankan kerja dari rumah (work from home). Diketahui, rumah Ratna berada di Palu, Sulawesi Tengah.

"Beliau sudah lama WFH kan rumahnya di Palu, karena COVID kan susah ke Jakarta, jadi ada rencana ke Jakarta, sebelum ke Jakarta, (dilakukan tes) swab," tutur Afifuddin.

Sementaran itu, dari hasil konfirmasi Republika.co.id, kepada anggota Bawaslu RI, Fritz Edward Siregar mengatakan, bahwa saat ini, Dewi sudah mendapatkan penanganan oleh RS Undata Palu.

"Dewi sedang menjalani proses perawatan dan isolasi di RS Undata dan jajaran Bawaslu Sulteng dan Kota Palu melakukan berbagai upaya pencegahan," ujar Anggota Bawaslu RI, Fritz Edward Siregar.

Dewi sendiri mengetahui kondisinya positif COVID-19 setelah melakukan tes swab. Dewi tengah mengurus dokumen administrasi perjalanan dinas sesuai protokol pencegahan COVID-19, salah satunya, surat kesehatan dari Dinas Kesehatan setempat.

Baca juga: Tagihan Listrik Melonjak, PKS: PLN Mengecewakan

Namun dalam hasil tes swab, dirinya dinyatakan positif COVID-19. Dikutip siaran pers Bawaslu RI, Ketua Bawaslu Sulteng Ruslan Husen menjelaskan, kabar hal ini pertama didapatkan dari pesan yang dikirimkan Dewi dalam grup WhatsApp.

Isi pesannya berbunyi, "Teman2 mohon doanya. Saya kemarin swab untuk persiapan ke Jakarta. Hasilnya positif. Masuk kelompok orang tanpa gejala (OTG). Ada 4 orang dari Bawaslu. Insya Allah malam ini masuk RS Undata. Mohon doa dan mohon maaf atas segala khilaf dan salah."

Dengan tercatatnya Dewi beserta Tenaga ahli dan dua stafnya, dari lansiran Gemasulawesi, disampaikan bahwa, Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Sulteng mengumumkan pada (7/6/2020) bahwa telah bertambah 16 orang terkonfirmasi positif COVID-19 di Kota Palu Sulteng.

Dengan tambahan 16 orang, kasus pasien positif di Kota Palu menjadi 35 kasus (16 sembuh dan tiga meninggal dunia).

Reporter: Musdar

Editor: Haerani Hambali

Artikel Terkait
Baca Juga