Impor Beras Antisipasi El Nino, Rabi Gabah di Indonesia Harus Terjaga

Try Wahyudi Ary Setyawan, telisik indonesia
Sabtu, 12 Agustus 2023
0 dilihat
Impor Beras Antisipasi El Nino, Rabi Gabah di Indonesia Harus Terjaga
Anggota DPRD Jawa Timur, Subianto berharap import beras yang dilakukan pemerintah untuk hadapi El Nino tidak terus menerus dilakukan. Foto: Ist.

" Pemerintah akan mengimpor beras untuk memenuhi kebutuhan Cadangan Beras Pemerintah (CBP) dalam menghadapi El Nino "

SURABAYA, TELISIK.ID - Pemerintah akhirnya memutuskan impor beras sebanyak 1,3 juta ton untuk mengantisipasi fenomena El Nino yang terjadi di Indonesia.

Menurut anggota komisi B DPRD Jawa Timur Subianto, pihaknya menerima keputusan pemerintah untuk melakukan impor beras tersebut dengan beberapa catatan.

"Boleh saja impor beras sebagai bentuk untuk mempertahankan ketahanan pangan dari serangan El Nino. Perlu diakui juga saat El Nino memang menyebabkan penurunan produksi gabah dan beras dalam negeri sehingga harus dilakukan impor guna memenuhi kebutuhan stok cadangan beras pemerintah (CBP)," jelas politisi Demokrat ini, sabtu (12/8/2023).

Meski masih memberikan toleransi atas impor beras tersebut, Subianto berharap ke depan tidak terus-menerus melakukan impor beras.

Baca Juga: BMKG Sebut Beberapa Wilayah di Sulawesi Tenggara Bakal Alami El Nino Agustus 2023

"Tahun 1984 kita pernah swasembada beras, dan pemerintah harus bisa mengembalikan posisi tersebut dalam swasembada beras tersebut," lanjut pria asli Kediri ini.

Pihaknya menyadari keputusan pemerintah dalam impor beras dikarenakan situasi negara lagi menghadapi cuaca ekstrem El Nino.

"Karena ini jelas akan mengguras devisa negara," jelasnya.

Keputusan pemerintah dalam impor beras, sambung Subianto, memiliki konsekuensi logis di antaranya subsidi terhadap petani harus ditingkatkan jangan sebaliknya seperti saat ini pupuk subsidinya dikurangi sehingga sulit untuk didapat petani, sehingga petani tidak kesulitan mendapatkan pupuk dan juga tidak kesulitan mendapatkan air.

”Di musim kemarau saat ini .Dan yang tidak kalah penting pasca panen, petani harus dijamin dan dilindungi negara  NTP (Nilai Tukar Petani) harus tetap terjaga dan baik," terangnya.

Ditambahkan oleh Subianto, jika kebijakan tersebut terlaksana, tentunya harapan masyarakat Rabi Gabah (Rabuk Bibit Garapan Banyu Hama) di Indonesia harus tetap terjaga.

Baca Juga: Jawa Timur Waspada Ancaman Fenomena EL Nino

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto mengatakan pemerintah akan mengimpor beras untuk memenuhi kebutuhan Cadangan Beras Pemerintah (CBP) dalam menghadapi El Nino.

"Terkait dengan El Nino, kita sudah rapat dengan presiden, kita hendaki agar stok beras (CBP) jelang akhir tahun harus bisa di atas 2,2 juta ton," ujarnya.

Hal serupa juga dibeberkan oleh Menko PMK Muhadjir Effendy di Jakarta. Menurut Muhadjir Effendy mengatakan pemerintah akan memastikan ketersediaan beras tercukupi. "Ada 1,3 juta beras ton yang disiapkan untuk menghadapi El Nino," Muhadjir dalam konferensi pers di Kantor Kemenko PMK, dipantau secara daring, Kamis (10/8/2023)

Selain menyediakan pasokan 1,3 juta ton beras, pemerintah juga berencana untuk melakukan impor beras. (B)

Penulis: Try Wahyudi Ari Setyawan

Editor: Adinda Septia Putri

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS 

Baca Juga