Bupati Muna Ingatkan Tak Pandang Sebelah Mata Jagung Kuning
Sunaryo, telisik indonesia
Senin, 06 April 2026
0 dilihat
Bupati Muna, Bachrun Labuta, bersama Wakil Bupati La Ode Asrafil Ndoasa memanen jagung di Kecamatan Kabawo, Senin (6/4/2026). Foto: Sunaryo/Telisik
" Produksi jagung kuning di Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara, terus meningkat dan para petani setempat melakukan panen setiap hari "

MUNA, TELISIK.ID - Produksi jagung kuning di Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara, terus meningkat dan para petani setempat melakukan panen setiap hari.
Pasar jagung kuning pasca panen tidak susah karena jagung langsung dibeli oleh Bulog maupun pengumpul dengan harga yang kompetitif.
Bupati Muna, Bachrun Labuta, meminta masyarakat tidak mamandang sebelah mata jagung kuning. Ia meyakini tanaman palawija ini akan membawa kesejahteraan bagi masyarakat.
Baca Juga: Adios Target Pembangunan Kantor Bupati Buton Selatan Mulai April Ini
"Jangan pandang sebelah mata jagung. Harganya saat ini terus naik dan pasaran tidak susah," kata Bachrun, Senin (6/4/2026).
Pemerintah, katanya, akan terus mendorong masyarakat untuk menanam jagung dengan memanfaatkan lahan-lahan tidur.
Dalam dua bulan terakhir (Februari-Maret), Pemerintah Pusat melalui Bulog telah menyerap jagung petani sekitar 100 ton dengan harga Rp 500 juta.
"Kami di Pemkab sebagai lokomotif untuk menarik minat masyarakat menanam jagung," ujar Bachrun.
Sementara itu, Kepala Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Perkebunan (TPHP) Kabupaten Muna, La Ode Anwar Agigi, menerangkan bahwa pengembangan jagung dilakukan melalui budidaya, pasca panen, dan pemasaran.
Saat ini, program perluasan areal tanam (PPAT) jagung di Bumi Sowite sebanyak 200 hektare yang tersebar di Kecamatan Kabawo, Kabangka, dan Napabalano.
Baca Juga: Polsek Katobu Muna Tangani 4 Kecamatan Mampu Ciptakan Kamtibmas yang Kondusif
Di Kecamatan Kabawo misalnya ada 54,2 hektare. Kondisi yang sudah tertanam dan panen sekitar kurang lebih 42 hektare. Sedangkan yang akan ditanami di bulan April 2026 ini sekitar 12 hektare.
Berdasarkan hasil ubinan yang dilalukan Badan Pusat Statistik (BPS) Muna terhadap panen di Kabawo pada Sabtu (4/4/2026), satu plot sebanyak 22 rumpun, estimasi pipilan basah sekitar 10.175 kg dengan estimasi pipilan kering 7.298 kg.
"Jadi, untuk hasil panen satu hektare sekitar 9-10 ton pipilan basah," sebut Anwar. (B)
Penulis: Sunaryo
Editor: Mustaqim
* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS