adplus-dvertising

Dokter Gigi Lapor Akun Robot Gegara Tudingan Bekingi Cawali di Surabaya

Try Wahyudi Ary Setyawan, telisik indonesia
Senin, 26 Oktober 2020
2280 dilihat
Dokter Gigi Lapor Akun Robot Gegara Tudingan Bekingi Cawali di Surabaya
drg David (tengah) bersama kuasa hukumnya di Mapolda Jatim. Foto: Try Wahyudi Ari Setyawan/Telisik

" Kedatangan saya bersama kuasa hukum untuk melaporkan akun ini, karena saya lihat niatnya menyebarkan fitnah, mengadu-domba, mengganggu ketentraman warga Surabaya. "

SURABAYA, TELISIK.ID - Gegara dirinya dituding menjadi beking calon Wali Kota Surabaya, Machfud Arifin di media sosial (Medsos), seorang dokter gigi yang juga pengusaha, drg David Andreasmito melapor ke Polda Jawa Timur (Jatim) atas tudingan tersebut.

Dengan didampingi kuasa hukumnya, drg David menyerahkan barang bukti tudingan tersebut ke Polda Jatim.

Ada sejumlah barang bukti yang diserahkan ke Polda Jatim antara lain sejumlah tulisan dan gambar yang menyerang dirinya dan Cawali Machfud Arifin. Ada juga foto yang Machfud Arifin dan drg David yang captionnya 'Calon Walkot Surabaya Dibekingi Mafia Alkes'. 'Machfud Arifin siapkan karpet merah untuk mafia alkes', 'Mafia alkes siap rampok APBD Surabaya' dan beragam foto dan caption yang menyerang secara personal dan menjurus fitnah.


“ Kedatangan saya  bersama kuasa hukum untuk melaporkan akun ini, karena saya lihat niatnya menyebarkan fitnah, mengadu-domba, mengganggu ketentraman warga Surabaya," ujarnya di Mapolda Jatim, Senin (26/10/2020).

Baca juga: Oknum Perwira Terlibat Narkoba Bakal Dihukum Mati

Diungkapkannya, selama ini dirinya sering merasa difitnah. Namun kali ini, dirinya tidak bisa tinggal diam, karena tudingan tersebut dikaitkan dengan Pemilihan Wali Kota Surabaya 2020.

Sementara itu, Kuasa Hukum drg David, Aulia Rahman mengatakan, akun yang menyerang kliennya adalah akun robot atau biasa dikenal dengan akun tidak jelas.

“Oleh karena itu, saya berharap kepada Polda Jatim untuk menangkap orang-orang yang membuat akun-akun robot, maupun orang-orang yang ikut menyebarkan informasi dan caption foto-foto hoax," tegasnya. (B)

Reporter: Try Wahyudi Ari Setyawan

Editor: Kardin

TAG:
Baca Juga