Hujan Seharian Sebabkan Jalan di Kendari Terendam hingga Sungai Wanggu Meluap

Febriyani, telisik indonesia
Selasa, 13 Juni 2023
0 dilihat
Hujan Seharian Sebabkan Jalan di Kendari Terendam hingga Sungai Wanggu Meluap
Sebagian jalan di Kota Kendari terendam dengan kedalaman mencapai 30 Cm hingga 50 Cm, sementara sungai Wanggu meluap memunculkan kekhawatiran baru. Foto: Febriyani/Telisik

" Hujan deras yang melanda Kota Kendari sepanjang hari ini, Selasa (13/6/2023). Jalan-jalan utama di kota terendam banjir setinggi 30 Cm hingga 50 Cm, sementara sungai Wanggu meluap melewati batasnya. Kota Kendari benar-benar terdampak oleh cuaca ekstrem yang tak kunjung reda "

KENDARI, TELISIK.ID - Hujan deras yang melanda Kota Kendari sepanjang hari ini, Selasa (13/6/2023). Jalan-jalan utama di kota terendam banjir setinggi 30 Cm hingga 50 Cm, sementara sungai Wanggu meluap melewati batasnya. Kota Kendari benar-benar terdampak oleh cuaca ekstrem yang tak kunjung reda.

Hujan tak henti-hentinya mengguyur Kota Kendari sejak pagi hingga saat ini, tanpa tanda-tanda akan berhenti. Titik-titik vital kota juga tak luput dari perhatian, dengan banyaknya wilayah yang tergenang air dan mengalami banjir.

Di lokasi Jalan Saranani, seorang pengguna jalan La Sanip, mengeluhkan situasi itu. "Dari pagi sampai sekarang hujan belum berhenti, tapi saya harus tetap jalan, karena ada pekerjaan yang harus diselesaikan," keluhnya, Selasa (13/6/2023).

Baca Juga: Dukung Anak Berkebutuhan Khusus, SMPN 2 Kendari Jadi Percontohan Sekolah Inklusi

Banjir yang merendam jalan, membuat aktivitas sehari-hari terganggu dan memaksa para pengguna jalan mencari jalur alternatif.

Tak hanya itu, saat melintasi bundaran tank, banjir menjadi tak terhindarkan. Jalan berlubang tertutupi air setinggi 50 Cm, memaksa pengguna jalan untuk mencari jalur alternatif. Jalur tersebut berada tepat di jejeran ruko yang berada di depan SPBU, menjadi satu-satunya pilihan untuk menghindari genangan air yang menghampar di jalan raya.

Salah seorang pengendara yang hendak mengantri bensin di SPBU, Muhammad Fawwas, mengeluhkan kondisi tersebut.

Baca Juga: Rektor IAIN Kendari Ditunjuk Menag Pantau Kualitas Pelayanan Haji di Arab Saudi

"Setengah mati ini jalan, sudah berlubang, ditambah hujan dari pagi belum berhenti," keluhnya dengan nada frustrasi.

Kondisi banjir juga terlihat di depan Universitas Halu Oleo (UHO), tepatnya di Lorong Pelindung. Air sungai Wanggu yang seharusnya berwarna hijau kebiruan, berubah menjadi kecoklatan dan meluap hingga menutupi bagian atas pondasi penahan longsor.

Warga sekitar, Laode Jamal yang hendak menuju masjid untuk menunaikan salat maghrib merasa khawatir, akan meluapnya air sungai Wanggu. Mereka berharap hujan segera berhenti agar situasi segera membaik. (A)

Penulis: Febriyani

Editor: Kardin

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baca Juga