Kendari Undercover: Cerita Mantan Juru Parkir dan Sebuah Kost Penuh Lendir

Ahmad Sadar, telisik indonesia
Senin, 28 September 2020
0 dilihat
Kendari Undercover: Cerita Mantan Juru Parkir dan Sebuah Kost Penuh Lendir
Ilustrasi Kost-kostan. Foto: Repro google

" Sempat kaget. Masalahnya di dalam kost itu, duduk melingkar cewek-cewek lagi main kartu song, sambil merokok. "

KENDARI, TELISIK.ID - Rino (nama disamarkan) adalah mantan juru parkir di sebuah tempat hiburan malam Kota Kendari. Mantan juru parkir ini mengaku, kost-kostan penuh "lendir" itu tak jauh dari tempat ia bekerja.

Malam itu, tepat pukul 22:00 Wita, perbincangan kami terus berlanjut hingga Rino menceritakan kost-kostan yang konon penuh "lendir" itu.

Lanjut Rino (26) membeberkan, Kost-kostan tersebut ia ketahui dari ajakan rekan yang tinggal di sana dan tak jauh dari tempatnya bekerja.

Setibanya mereka di sana kata Rino, nampak kost-kostan itu terlihat seperti halnya rumah tinggal biasa, namun yang membuat tercengang tambahnya penghuni kost itu didominasi oleh wanita.

"Sempat kaget. Masalahnya di dalam kost itu, duduk melingkar cewek-cewek lagi main kartu song, sambil merokok," ujar Rino, Sabtu (27/9/2020).

Baca juga: Kendari Undercover: Hotel Pilihan Utama Pasangan Penikmat Cinta

Di sana lanjut Rino, terdapat tujuh orang wanita. Ia menjelaskan, nampak salah satu dari wanita yang sedang bermain kartu song itu berdiri dan hendak menyapanya. Sebut saja Susan (nama disamarkan).

"Hay nama kamu siapa dek?" tanya Susan, sambil sesekali mengisap rokok yang ia jepitkan di jari tangan kananya.

"Saya Rino kak," jawab Rino.

Wanita tersebut kata Rino mengenakan kaos berwarna merah dengan celana hitam pendek.

"Ini simpan nomor aku ya, siapa tau ada job," kata Susan melanjutkan diskusi.

Hal ini membuat Rino kebingungan terhadap perkataan wanita yang berambut pirang itu.

"Job apa ya kak?," tanya Rino kebingungan.

Baca juga: Kendari Undercover: Tunggu Pelanggan, Wanita Ini Nginap di Hotel Berhari-hari

"Nanti kamu akan paham," jawab Susan tersenyum.

Setelah Susan memberikan nomor Handphone, dia pun beranjak kembali di kamar tidurnya.

Rino yang kebingungan memikirkan percakapan singkatnya dengan Susan, langsung paham dengan maksud wanita itu, setelah mendengar penjelasan dari rekan yang tinggal di kost tersebut.

Tak banyak orang tahu, namun ungkap Rino Kost-kostan itu selalu ramai pengunjung pria yang hanya mencari kepuasan cinta, atau pun sekadar berkunjung di sana.

Cara wanita di sana dalam melakukan transaksi cinta ungkap Rino, terbilang sederhana yang tak hanya mengandalkan media online.

"Cukup datang di kost-kost itu, lalu adakan perjanjian di mana mainnya, tarif yang dipatok 200 (ribu) sampai 800 (ribu) hal itu sesuai kesepakatan, mereka tidak memakai aplikasi online, terus mayoritas dari wanita itu bekerja di tempat hiburan malam, dekat tempat saya bekerja dulu," tutup Rino.

Reporter: Ahmad Sadar

Editor: Kardin

Artikel Terkait
Baca Juga