adplus-dvertising

Kendari Undercover: Kios Tempat Mangkal Para Wanita Sang Penyaji Cinta

Ahmad Sadar, telisik indonesia
Minggu, 18 Oktober 2020
6215 dilihat
Kendari Undercover: Kios Tempat Mangkal Para Wanita Sang Penyaji Cinta
Ilustrasi PSK. Foto: repro google

" Tempat mainnya di belakang kios ini Rp 250 ribu. Kalau 20 ribu itu untuk sewa kamarnya satu malam. "

KENDARI, TELISIK.ID - Terbuat dari papan, kios ini nampak hanya berukuran 4 kali 3 meter, namun siapa sangka tempat tersebut ternyata manjadi sarang bisnis para wanita penyaji cinta.

Dari pantauan Telisik.id, kios yang berada di pinggir jalan kawasan Kecamatan Kadia Kota kendari ini nampak terlihat biasa saja.

Sebelumnya, informasi yang telah didapatkan dari beberapa warga setempat, jika kios ini telah lama menjadi sarang bisnis esek-esek. Rupanya desas-desus itu dibenarkan.


"Iya. itu sudah berlangsung lama, banyak cewenya di situ memang," ucap MS salah satu warga Kecamatan Kadia.

Jam menunjukan pukul 22:00 Wita, nampak di kios tersebut didapati empat orang wanita sedang mangkal.

Dengan polesan makeup yang sangat menonjol, salah satu di antara wanita ini terlihat mendekat, sebut saja saja Yani (Nama disamarkan).

"Mau ke mana?," tanya Yani yang saat itu sedang menunggu pelanggannya, pada Sabtu (17/10/2020) malam.

Baca juga: Ini 8 Rekomendasi Tempat Joging di Kendari, Bisa Sambil Wisata

Yani (30), ini mengaku, biasa mangkal hampir tiap malam di kios kawasan itu.

Bersama rekan sesama penyaji paha-paha indah di kios tersebut, Yani dengan setelan rok mininya terlihat stay menunggu pelanggan. Sesekali ia, beserta rekan sesamanya melambaikan tangan terhadap para pengguna jalan di kawasan itu.

Selain itu, Yani mengatakan, harga yang dipatok terhadap pria yang ingin menikmatinya berkisar Rp 150 ribu hingga dengan Rp 250 ribu.

"Tempat mainnya di belakang kios ini Rp 250 ribu. Kalau 20 ribu itu untuk sewa kamarnya satu malam," ungkapnya.

Wanita yang telah lama bergelut di dunia malam ini mengaku, bertempat tinggal jauh dari kawasan tersebut. Tak tanggung-tanggung, pelanggan yang berminat menjajaki tubuhnya pun mulai dari muda hingga tua.

Selain itu, kios ini telah lama menjadi titik kumpul bagi para wanita sang penyaji cinta. Tak heran, warga di tempat itu pun terlihat biasa saja dengan penampakan bisnis esek-esek di tempat tersebut. (A)

Reporter: Ahmad Sadar

Editor: Kardin

TAG:
Artikel Terkait
Baca Juga