adplus-dvertising

Korban Meninggal Kerusuhan Kanakea Baubau Dimakamkan

Iradat Kurniawan, telisik indonesia
Selasa, 20 Oktober 2020
3791 dilihat
Korban Meninggal Kerusuhan Kanakea Baubau Dimakamkan
Suasana rumah duka korban kerusuhan. Foto: Iradat Kurniawan/Telisik

" Motif dari penganiayaan tersebut masih dalam penyelidikan Kepolisian hanya memang dari sebelumnya sudah ada konflik di antara warga. "

BAUBAU, TELISIK.ID - La Ama, warga Nganganaumala korban penganiayaan ketika kerusuhan yang melibatkan anak muda di Kanakea Kelurahan Nganganaumala Kecamatan Batu Poaro, pada  Senin (19/10/2020) malam, dimakamkan siang ini.

Diketahui Almarhum La Ama tewas di Rumah Sakit Murhum karena mengalami pendarahan hebat setelah luka parah di bagian lengan sebelum sempat dirujuk ke Rumah Sakit Umum Baubau.

Lurah Nganganaumala, Abdul Gafur menerangkan, pemicu kejadian tersebut tidak terlalu jelas.


"Motif dari penganiayaan tersebut masih dalam penyelidikan Kepolisian hanya memang dari sebelumnya sudah ada konflik di antara warga," jelas Abdul Gafur, Selasa (20/10/2020).

Samsul Umar Abdul Samiun yang hadir dalam pemakaman berharap, agar kasus tersebut diserahkan sepenuhnya kepada pihak Kepolisian.

"Saya mewakili keluarga korban berterima kasih atas kehadiran Pak Kapolres dan berharap ke pihak keluarga untuk tidak mempersoalkan masalah tersebut dan menyerahkan proses selanjutnya ke pihak Kepolisian," ungkapnya.

Baca juga: Tangkap Empat Terduga Pengedar, BNNP Jatim Musnahkan Sabu 11 Kg

Sementara itu, Kapolres Baubau, AKBP Rio Chandra Tangkari setelah proses pemakaman menerangkan, delapan orang tersangka penganiayaan telah diamankan.

"Penyelidikan penganiayaan tersebut masih diperdalam dengan dugaan awal masalah lama yang belum selesai," jelas Rio Tangkari

Katanya, guna mengantisipasi agar konflik tidak berkelanjutan, dalam waktu dekat akan diadakan rekonsiliasi memediasi pihak-pihak yang terduga terkait serta para tokoh yang bisa mendinginkan dan mendamaikan situasi.

Ia juga menjelaskan, proses pengamanan situasi di lokasi secara umum saat ini sudah dalam keadaan aman, kondusif dan terkendali.

"Personil masih stand by 24 jam di lokasi dan titik konsentrasi massa," ungkapnya. (B)

Reporter: Iradat Kurniawan

Editor: Kardin

TAG:
Baca Juga