BUTON TENGAH, TELISIK.ID – Guna meningkatkan mutu pendidikan di Buton Tengah, Pemda Buteng melakukan pembangunan sekolah di Desa Lakaudani, Kecamatan Mawasangka, yang mayoritas masyarakat adalah masyarakat Suku Bajo.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Buton Tengah, Abdullah menjelaskan, sekolah itu dibangun di laut, untuk memudahkan masyarakat Suku Bajo mendapatkan akses pendidikan. Sekolah terapung tersebut merupakan kelas jauh dari SD Negeri 9 Mawasangka.

Sekolah ini dibangun karena anak usia sekolah dari sebanyak 49 Kepala Keluarga (KK) di dusun itu sulit mengakses fasilitas pendidikan karena tempat tinggalnya berada di laut.

Bupati Buteng disambut masyarakat Lakaudani. Foto: Mutarfin/ Telisik

 

“Latar belakang dibangunnya sekolah ini. dikarenakan kondisi masyarakat di sana di Dusun Lakaudani itu kan semua masyarakat Bajo, mereka tidak bisa ke darat. Biasanya mereka hanya ke darat kalau air laut surut. Mereka pulang saat  air pasang, mereka harus berenang. Karena perahu yang bisa mereka gunakan, dipakai orang tuanya melaut,” ungkapnya, Sabtu (28/5/2021).