adplus-dvertising

Pemerintah Didesak Lobi Kerajaan Saudi Terkait Pelaksanaan Haji dan Umrah

Marwan Azis, telisik indonesia
Kamis, 18 November 2021
674 dilihat
Pemerintah Didesak Lobi Kerajaan Saudi Terkait Pelaksanaan Haji dan Umrah
Ilustrasi ibadah haji di tengah pandemi COVID-19. Foto: Repro Saudi Media Ministry

" Pemerintah didesak untuk terus mempersiapkan persiapan haji dan umrah bagi jemaah Indonesia termasuk melobi Kerajaan Arab Saudi "

JAKARTA, TELISIK.ID -Pemerintah didesak untuk terus mempersiapkan persiapan haji dan umrah bagi jemaah Indonesia termasuk melobi Kerajaan Arab Saudi.

Desakan tersebut disampaikan Ketua Komisi VIII DPR RI Yandri Susanto.

Ia mengatakan, jika perlu Pemerintah Indonesia harus bertemu langsung dengan Pemerintah Kerajaan Saudi di Riyadh untuk memastikan keberangkatan haji dan umrah jemaah Indonesia.


“Kita dorong terus pemerintah mematangkan pelaksanaan umrah dan haji, termasuk melobi langsung di Riyadh dan menemui pihak yang berwenang," kata Yandri dalam keterangan persnya yang diterima Telisik.id, Kamis pagi (18/11/2021).

Yandri menilai, dengan menemui langsung Pemerintah Kerajaan Saudi di Riyadh, diharapkan semua informasi dan konfirmasi terkait pelaksanaan haji dan umrah bisa langsung terjawab.

Terkait persiapan umrah ini pula, Yandri menyebut Komisi VIII DPR RI akan segera bertemu dengan Kementerian Agama.

Pertemuan ini bertujuan untuk membahas umrah dan haji.

"Kita dalam waktu dekat akan ada raker khusus membahas umrah dan haji, bersama Pak Menag,” tandas politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini.

Seperti yang diketahui, beberapa pekan terakhir Kemenag tengah menyiapkan pelaksanaan umrah yang telah tertunda sejak Februari 2021.

Baca Juga: Berantas Mafia Tanah, Senator Tekankan Kecepatan dan Keterbukaan Penyelesaian Masalah Pertanahan

Baca Juga: Dudung Abdurachman Diangkat Jadi Kepala Staf TNI AD Gantikan Andika Perkasa

Sejumlah hal dibahas oleh Kemenag dan kementerian terkait, seperti integrasi data PeduliLindungi dan Tawakkalna, serta persiapan asrama haji Pondok Gede dan Bandara Seokarno-Hatta sebagai bagian dari program One Gate and Zero Incident.

Namun, sampai saat ini belum ada informasi pasti kapan jemaah umrah Indonesia bisa diberangkatkan. (C)

Reporter: Marwan Azis

Editor: Haerani Hambali

Artikel Terkait
Baca Juga