Peluang Pendaftaran CPNS 2026 Dikaji Pemerintah, Berikut Standar Nilai Ditetapkan MenPAN-RB
Ahmad Jaelani, telisik indonesia
Selasa, 27 Januari 2026
0 dilihat
Pemerintah memberi sinyal pembukaan CPNS 2026 dengan fokus lulusan baru dan penetapan standar nilai seleksi. Foto: Repro Tempo.
" Pemerintah membuka sinyal seleksi CPNS 2026 dengan fokus lulusan baru "

JAKARTA, TELISIK.ID - Pemerintah membuka sinyal seleksi CPNS 2026 dengan fokus lulusan baru, sembari menyiapkan standar nilai, formasi nasional, dan sistem rekrutmen transparan berbasis kebutuhan riil.
Pemerintah memberi ruang peluang bagi pembukaan seleksi calon pegawai negeri sipil atau CPNS 2026. Isyarat tersebut disampaikan langsung Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Rini Widyantini di tengah pembahasan kebutuhan aparatur sipil negara bersama DPR.
Arah kebijakan CPNS 2026 disebutkan akan lebih memprioritaskan lulusan baru atau fresh graduate, seiring upaya regenerasi birokrasi dan penyesuaian kompetensi dengan tantangan pelayanan publik ke depan.
Rini menjelaskan, pemerintah masih melakukan penghitungan kebutuhan CPNS secara nasional. Proses ini dilakukan dengan menunggu usulan resmi dari masing-masing kementerian dan lembaga yang tengah memetakan kebutuhan pegawai sesuai beban kerja serta fungsi organisasi.
Menurutnya, penghitungan tersebut menjadi dasar penetapan formasi sekaligus standar nilai yang akan diberlakukan dalam seleksi.
Baca Juga: Pendaftaran CPNS 2025 dan Ditempatkan di Seluruh Indonesia, Begini Fakta dari BKN
“Tentunya saya concern ya terhadap teman-teman dari fresh graduate ya,” kata Rini saat ditemui di Gedung DPR, sebagaimana dikutip dari CNBC Indonesia, Selasa (27/1/2026).
Ia menambahkan, kementerian dan lembaga diminta bersiap sejak dini agar proses rekrutmen dapat berjalan tepat sasaran.
“Sedang kita hitung dulu, nanti kementerian lembaga tentunya harus sudah mempersiapkan diri untuk kebutuhan pegawainya,” ucap Rini.
Di sisi lain, Kepala Badan Kepegawaian Negara Zudan Arif Fakhrulloh menegaskan bahwa hingga kini belum ada pengumuman resmi terkait pembukaan seleksi ASN Tahun 2026.
Menurut Zudan, sebelum pendaftaran dibuka, pemerintah harus menetapkan kebutuhan nasional, persetujuan formasi, serta menyampaikan pengumuman melalui kanal resmi pemerintah.
“BKN memiliki peran sentral dalam memastikan proses rekrutmen ASN berjalan transparan, akuntabel, dan bebas dari praktik penipuan. Seluruh pendaftaran ASN hanya dilakukan melalui portal resmi SSCASN yang dikelola BKN, bukan melalui tautan pribadi atau situs tidak dikenal,” tegas Zudan dalam keterangan resminya.
Zudan juga mengingatkan masyarakat terkait maraknya video palsu yang beredar di media sosial dan mengatasnamakan pendaftaran CPNS 2026. Video tersebut mengarahkan publik ke tautan tidak resmi yang berpotensi mengandung kejahatan siber.
Baca Juga: Heboh Pendaftaran CPNS Kemenkes 2026 Resmi Dibuka, Begini Penjelasannya
Ia memastikan, video yang menampilkan figur menyerupai dirinya bukan merupakan produk resmi lembaga. Berdasarkan analisis forensik digital, BKN menyimpulkan video tersebut merupakan hasil manipulasi berbasis kecerdasan buatan atau deepfake.
“Seluruh informasi yang disampaikan dalam video tersebut adalah tidak benar dan tidak pernah diumumkan melalui kanal resmi BKN. Oleh karena itu, video tersebut tidak dapat dijadikan rujukan informasi apa pun,” kata Zudan.
Pemerintah pun mengimbau calon pelamar CPNS 2026 untuk tetap memantau pengumuman resmi dan tidak mudah percaya pada informasi yang tidak bersumber dari kanal pemerintah. (C)
Penulis: Ahmad Jaelani
Editor: Kardin
* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS