adplus-dvertising

Saddil Ramdani Main Tarkam, Disoroti Media Asing hingga Dihujat Netizen

Muhammad Israjab, telisik indonesia
Senin, 23 November 2020
1261 dilihat
Saddil Ramdani Main Tarkam, Disoroti Media Asing hingga Dihujat Netizen
Saddil Ramdani pemain Timnas Indonesia. Foto: Repro google.com

" Ternyata sampai Bogor, hujan. Kami tidak jadi bermain. Akhirnya kami pulang. Pas kami berjalan untuk pulang, banyak yang merekam. Ada banyak orang juga. Akhirnya viral. "

JAKARTA, TELISIK.ID - Baru-baru ini beredar video yang memperlihatkan pemain Bhayangkara FC, Saddil Ramdani, bermain di pertandingan antar kampung (tarkam).

Di video yang diunggah oleh akun Twitter @mafiawasit, terlihat Saddil Ramdani mengenakan jersey berwarna hijau muda dan berjalan di lapangan penuh genangan air.

Bahkan tidak sedikit netizen yang memberikan komentar kalau lapangan tersebut mirip dengan kolam lele karena genangan airnya sangat kotor.


Dalam video yang viral di Twitter, Saddil Ramdani bersama rekan setimnya di Bhayangkara FC, Indra Kahfi Ardhiyasa terlihat memakai seragam kuning-kuning berjalan melewati lapangan yang banjir. Dia sempat menoleh ketika namanya dipanggil oleh sang perekam.

Winger Bhayangkara FC, Saddil Ramdani mengaku diajak Indra Kahfi untuk menjadi bintang tamu pada turnamen di Bogor beberapa waktu lalu. Dia menolak disebut berniat untuk mengikuti tarkam.

"Sebetulnya acara waktu itu bukan tarkam. Saya diajak Indra Kahfi untuk turut meramaikan. Jadi bintang tamu, bukan niat bermain tarkam," kata Saddil Ramdani.

"Ternyata sampai Bogor, hujan. Kami tidak jadi bermain. Akhirnya kami pulang. Pas kami berjalan untuk pulang, banyak yang merekam. Ada banyak orang juga. Akhirnya viral," jelasnya, dikutip dari Bola.com, Senin (23/11/2020).

Saddil Ramdani mengatakan, keterlibatannya bersama Indra Kahfi pada acara tarkam tersebut hanya sekadar untuk bersenang-senang. Kesempatan ini juga dapat dimanfaatkannya untuk menjaga kondisi selama kompetisi berhenti.

Baca juga: Jelang Pilkada, Kapolri Larang Polisi Berfoto Pakai Gaya Ini

"Saat tahu video itu viral, saya sempat merasa 'apa sih, hal seperti itu saja jadi ramai'. Saya sadar saya pemain profesional. Tapi waktu itu, saya cuma datang sebagai bintang tamu. Ikut ajakan dari senior saja. Saya juga tidak main waktu itu," tutur mantan pemain Timnas Indonesia U-22 ini.

"Kalau jadi pun, itu hanya pertandingan pembuka, bermain melawan orang tua. Jadi have fun saja kalau jadi. Bukan emang bermain tarkam. Berhubung kompetisi sedang berhenti, hitung-jitung menjaga kondisi makanya saya ikut. Tapi bukan bermain tarkam," terang pemain yang pernah membela Pahang FA di Liga Malaysia tersebut.

Viralnya video tersebut langsung tercium oleh media Negeri Jiran, Vocketfc. Dalam artikelnya, mereka heran mengapa Saddil mau bermain di lapangan yang sangat buruk.

"Winger Bhayangkara FC, Saddil Ramdani, belum lama ini menjadi sorotan netizen setelah diduga bermain dalam pertandingan antar kampung (tarkam) di lapangan yang penuh genangan air," tulis Vocketfc.

"Setelah video tersebut viral, Saddil yang merupakan pemain profesional dan berlabel tim nasional mendapatkan kritikan-kritikan tajam dari netizen," imbuhnya.

Sontak, video tersebut dengan cepat menjadi pembicaraan warganet. Alhasil, Saddil Ramdani menjadi korban perundungan sejumlah pihak.

"Orang hanya tahu saat melihat video itu. Jadi mereka berpikir saya bermain tarkam dan tidak tahu cerita sebenarnya. Terus dipermasalahkan dalam komentar-komentar di Instagram saya. Itu kan hanya bercanda dengan kawan-kawan. Saya mengambil hikmahnya saja. Mereka mungkin ingin saya tidak seperti itu. Cuma alangkah baiknya hal seperti itu tidak dibesar-besarkan," imbuh Saddil.

Baca juga: BLT Subsidi Gaji Guru Honorer Ditargetkan 2 Juta Penerima

"Saya turut meramaikan, bukan mengatasnamakan saya mau ikut tarkam. Saya kan punya klub. Sekarang masih digaji sama klub dan klub melarang saya untuk bermain tarkam," ujar mantan pemain Persela Lamongan ini.

Sebelumnya, COO Bhayangkara FC, Sumardji, mengimbau agar pemainnya tidak ikut tarkaman. Pasalnya, risiko cedera yang bakal diterima pemain cukup tinggi.      

"Untuk saya, sebaiknya pemain jangan sampai mengikuti tarkam. Sebab, risikonya besar. Bisa sampai cedera atau yang lain," ujar Sumardji.

"Untuk para pemain, sekarang lebih baik mengikuti saja program yang dibuat oleh tim pelatih untuk menjaga kondisi," lanjut Kapolresta Sidoarjo tersebut.

Saat ini, kompetisi di Tanah Air sedang vakum. Tidak heran, pesepakbola di Indonesia mencari kegiatan tarkaman karena bisa menambah penghasilan serta menjaga kebugaran tubuh.

Diketahui, bintang Timnas Indonesia itu memang butuh menjaga kebugaran dan pemasukan tambahan karena ditundanya Liga 1 2020. Namun hal yang dilakukan Saddil Ramdani justru membuat banyak penggemar kecewa.

Apalagi Saddil Ramdani merupakan winger masa depan untuk Timnas Indonesia yang seharusnya bisa menjaga kondisi fisiknya dengan benar. (C)

Reporter: Muhammad Israjab

Editor: Haerani Hambali

TAG:
Baca Juga