Tak Mau Bernasib Seperti Makassar, DPRD Sulawesi Tenggara Dijaga Ketat Pasukan TNI Yonif 725 Woroagi

Gede Suyana Sriski, telisik indonesia
Sabtu, 30 Agustus 2025
0 dilihat
Tak Mau Bernasib Seperti Makassar, DPRD Sulawesi Tenggara Dijaga Ketat Pasukan TNI Yonif 725 Woroagi
Pasukan TNI melakukan pengamanan di kantor DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara, Foto: Gede Suyana Sriski/Telisik

" Kantor DPRD Sulawesi Tenggara (Sultra) kini dijaga ketat oleh pasukan TNI dari Yonif 725 Woroagi. Penjagaan mulai berlangsung sejak Sabtu (30/8/2025) dengan diawali apel gelar kesiapan "

KENDARI, TELISIK.ID - Kantor DPRD Sulawesi Tenggara (Sultra) kini dijaga ketat oleh pasukan TNI dari Yonif 725 Woroagi. Penjagaan mulai berlangsung sejak Sabtu (30/8/2025) dengan diawali apel gelar kesiapan.

Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi kerusuhan yang bisa terjadi sewaktu-waktu, seperti yang sebelumnya melanda Kota Makassar dan sejumlah daerah lain di Sulawesi Selatan.

Selain TNI, aparat kepolisian juga terlihat menempatkan beberapa kendaraan taktis di area luar gedung untuk memperkuat pengamanan.

Baca Juga: Unit Usaha Jahitan SMKN 3 Kendari Terkendala Pemasaran, 700 Seragam Belum Tersalurkan

Langkah antisipatif ini diambil setelah dalam beberapa hari terakhir, tepatnya sejak 25 Agustus hingga 29 Agustus 2025, aksi demonstrasi di beberapa kota berujung kericuhan.

Fasilitas umum, termasuk kantor Kejaksaan dan gedung DPRD di Makassar, terbakar akibat amukan massa. Kondisi tersebut menjadi perhatian serius di Sulawesi Tenggara agar tidak terulang.

Pantauan telisik.id di lokasi sekitar pukul 18.00 Wita, situasi di kantor DPRD Sultra hingga kini masih kondusif. Belum terlihat adanya tanda-tanda kerumunan massa atau potensi aksi ricuh.

Baca Juga: Bank Sultra Salurkan 1.274 Voucher di Gerakan Pangan Murah Kendari

Untuk berjaga-jaga, sebanyak 35 personel Yonif 725 Woroagi ditempatkan di area DPRD, sementara 21 personel lainnya siaga di kantor Kejati Sultra.

Pasukan TNI yang ditugaskan akan menjaga penuh akses pintu masuk dan keluar gedung DPRD, baik dari bagian depan maupun belakang.

Langkah ini memastikan jika sewaktu-waktu muncul eskalasi massa, situasi tetap terkendali dan tidak berkembang menjadi kerusuhan besar. (C)

Penulis: Gede Suyana Sriski

Penulis: Ahmad Jaelani

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkait
Baca Juga