UMW Gelar Workshop Strategi Hibah, Dorong Kolaborasi Riset Internasional
Ana Pratiwi, telisik indonesia
Jumat, 27 Februari 2026
0 dilihat
Foto bersama usai Workshop di Aula Osce UMW. Foto: Ist.
" Workshop ini bertujuan meningkatkan pemahaman dosen terkait skema hibah nasional dan internasional "

KENDARI, TELISIK.ID - Universitas Mandala Waluya (UMW) menggelar Workshop Strategi Penguatan Kolaborasi Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat (PKM), dan Publikasi Internasional Berbasis Hibah Nasional dan Internasional, Kamis (26/2/2026).
Kegiatan bertema Connecting Ideas Across Borders: Unlocking Global Opportunities itu berlangsung di Gedung Aula OSCE Centre dan diikuti dosen secara luring maupun daring melalui Zoom.
Workshop ini bertujuan meningkatkan pemahaman dosen terkait skema hibah nasional dan internasional.
Selain itu, UMW mendorong terbentuknya jejaring kolaborasi riset lintas institusi dan negara.
Wakil Rektor IV Bidang Kerja Sama dan Hubungan Internasional UMW, Ahmad Saleh yang juga ketua panitia mengatakan, kegiatan ini menjadi langkah awal memperkuat kolaborasi.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin membangun jejaring kolaborasi riset lintas institusi. UMW, Insya Allah, menjadi pionir dalam menyusun proposal hibah internasional yang kompetitif,” ujarnya.
Baca Juga: Mandala Waluya Kendari Kerahkan 575 Mahasiswa KKN Tematik di 50 Desa Konawe Selatan
Rektor UMW, Prof. Ratna Umi Nurlila menegaskan, kolaborasi menjadi kunci keberhasilan perguruan tinggi di tengah kebijakan kampus berdampak.
“Kita tidak bisa bekerja sendiri. Kolaborasi adalah kunci agar riset dan pengabdian yang dihasilkan benar-benar berdampak bagi masyarakat,” katanya.
Workshop menghadirkan Hary Febriansyah, Ph.D dari Institut Teknologi Bandung serta Adryan Fristiohady, Ph.D dari Universitas Halu Oleo.
Keduanya memaparkan strategi memenangkan hibah nasional dan internasional.
Materi juga mencakup teknik membangun kolaborasi lintas institusi dan peningkatan kualitas publikasi di jurnal bereputasi global.
Para narasumber menekankan pentingnya ekosistem riset yang kolaboratif dan terintegrasi. Riset juga harus berorientasi pada luaran yang terukur.
Peserta mendapatkan panduan pemetaan peluang hibah dan teknik penyusunan proposal kompetitif.
Baca Juga: 35 Tahun Yayasan Mandala Waluya: dari Akademi Penilik Kesehatan Jadi Universitas, Jaga Misi Pendidikan dan Kemanusiaan
Diskusi berlangsung interaktif dengan berbagai pertanyaan seputar pendanaan dan jejaring global.
Melalui kegiatan ini, UMW memperkuat roadmap kolaborasi riset berkelanjutan.
Workshop diharapkan melahirkan proposal hibah yang lebih kompetitif dan meningkatkan publikasi internasional sivitas akademika di Sulawesi Tenggara. (Adv)
Penulis: Ana Pratiwi
Editor: Kardin
* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS