adplus-dvertising

WNA Palsukan KTP Miliki Dua Perusahan di Sultra, Fadli Zon: Kita Sudah Terjajah

Rahmat Tunny, telisik indonesia
Minggu, 03 Mei 2020
18301 dilihat
WNA Palsukan KTP Miliki Dua Perusahan di Sultra, Fadli Zon: Kita Sudah Terjajah
Anggota Komisi I DPR-RI, Fadli Zon. Foto: Ist.

" Kalau berita ini benar, dan didiamkan, itu tandanya kita sdh terjajah. "

JAKARTA, TELISIK.ID - Masyarakat Kabupaten Konawe Utara, Sulawesi Tenggara (Sultra) kembali dikejutkan dengan aksi warga negara asing (WNA) yang memalsukan identitasnya, setelah rencana kedatangan 500 Tenaga Kerja Asing (TKA) asal China di masa pandemi COVID-19.

WNA yang diketahui bernama Mister Wang berasal dari China itu, memalsukan Kartu Tanda Penduduk (KTP) sebagai warga negara Indonesia. Berdasarkan informasi yang dihimpun redaksi telisik.id, Mister Wang merupakan pemodal dan pimpinan pada dua perusahaan tambang di Konawe Utara. Selama bertahun-tahun berada di Sultra, dia sudah menikahi seorang wanita lokal dan beraktivitas di sana menggunakan identitas palsu.

Diketahui, Mister Wang menggunakan nama Wawan Saputra Razak di KTP palsu miliknya. Dalam kolom KTP itu, Wawan Saputra Razak lahir di Shanxi China pada 1964 dan beraga Islam. Masalah ini pun sudah dilaporkan ke Polda Sultra untuk ditindak lanjuti.


Menanggapi kasus ini, Anggota Komisi I DPR-RI Fraksi Partai Gerindra Fadli Zon mengatakan, jika masalah ini benar terjadi dan didiamkan oleh Pemerintah dan aparat kepolisian, maka bangsa ini benar-benar sudah dijajah oleh China.

"Kalau berita ini benar, dan didiamkan, itu tandanya kita sdh terjajah," cuit Fadli Zon di akun twitternya, Minggu (3/5/2020).

Tak hanya Fadli Zon, mantan Sekretaris Kabinet (SesKab) pada Kabinet Indonesia Bersatu Jilid II, Dipo Alam ikut menyinggung masalah ini diakun twitternya @dipoalam49. Pada tweet itu, bawahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini meminta Presiden Joko Widodo, pihak kepolisian hingga Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian untuk merespon masalah tersebut.

"Wah, kalau berita ini benar, polisi, @jokowi @DPR_RI @kemendagri @KementerianESDM @KPK_RI @Kemenperin_RI dan lainnya perlu periksa apa yang terjadi sebenarnya di Sultra??," tulis Dipo Alam.

Diketahui, TKA China yang memalsukan KTP di Konawe Utara menjadi pemodal di Perusahaan Bumi Konawe Abadi. Selain itu, dia juga menjadi pemilik di PT Cahaya Mandiri Perkasa Konawe Utara yang fokus menangani soal kadar nikel di wilayah itu.

Reporter: Rahmat Tunny

Editor: Sumarlin

Baca Juga