Ada Token Gratis Juli 2020, Begini Cara Klaimnya

Muhammad Israjab

Reporter

Rabu, 01 Juli 2020  /  2:31 pm

PLN kembali memberikan layanan token gratis bagi masyarakat. Foto: Repro Google.com

KENDARI, TELISIK.ID - Pemerintah kembali memperpanjang layanan listrik gratis bagi masyarakat. Dengan demikian untuk bulan Juli sudah bisa kamu akses hari ini, Rabu, (1/7/2020).

Program ini adalah sebagai bentuk perlindungan bagi masyarakat miskin dan rentan miskin akibat pandemi COVID-19.

Program listrik gratis bagi pelanggan daya 450 VA, serta diskon 50 persen bagi pelanggan 900 VA subsidi merupakan stimulus COVID-19, guna meringankan dampak ekonomi dari pandemi virus corona saat ini berlangsung untuk periode enam bulan, yakni April hingga September 2020.

Bagi pelanggan PLN listrik prabayar, layanan gratis dan diskon listrik bisa didapatkan dengan dua langkah mudah, yakni lewat situs www.pln.co.id dan WhatsApp ke nomor 08122-123-123.

Berikut cara mendapatkan token gratis via website PLN atau PLN online untuk bulan Juli 2020 seperti dikutip dari keterangan resmi PLN beberapa waktu lalu:

Baca juga: Jokowi Pimpin Upacara HUT Bhayangkara ke-74 via Online

1.Via Website

- Pelanggan dapat mengakses website resmi di pln.co.id online atau langsung ke stimulus PLN

- Pilih menu 'pelanggan', klik opsi 'Stimulus Covid-19 ( Token Gratis/Diskon)'

- Masukan ID pelanggan atau nomor meteran pada kolom pencarian & identitas pelanggan yang tampil pada layar

- Jangan lupa isi kode captcha di kolom "Masukkan kata di samping"

- Klik tombol "Cari"

- Token listrik gratis akan tampil pada kolom keterangan

2. Via Whatsapp

Sementara cara mendapatkan token listrik gratis lewat WhatsApp sebagai berikut:

- Hubungi PLN via WhatsApp melalui nomor 08122123123

- Pelanggan dapat memulai perbincangan dengan mengetik keyword "Listrik Gratis" atau bisa mengetikan nomor ID pelanggan.

- Masukan id pelanggan atau nomor meter sesuai dengan petunjuk yang muncul pada layar

- Pulsa listrik gratis akan tampil di layar

- Token listrik gratis berhasil didapatkan, pelanggan dapat memasukkan angka tersebut ke kWh meter.

Reporter: Muhammad Israjab

Editor: Haerani Hambali