Antusias Dapat Minyak Curah, Ada yang Gunakan Galon dan Termos Nasi

Andi Irna Fitriani

Reporter

Minggu, 22 Mei 2022  /  12:47 pm

Antrean jerigen, botol, galon dan termos nasi yang akan digunakan sebagai wadah oleh warga untuk mendapatkan minyak goreng curah. Foto: Andi Irna Fitriani/Telisik

KENDARI, TELISIK.ID - Sebanyak 9 ton minyak goreng curah yang dibanderol dengan harga Rp 14.000 per liter atau Rp 15.000 per kilogram disalurkan kepada masyarakat Kota Kendari, Minggu (22/5/2022).

Masyarakat yang ingin membeli minyak curah tersebut harus membawa tempat sendiri, seperti jerigen ataupun botol. Berdasarkan pantauan tim Telisik.id, jerigen atau botol itu diatur layaknya antrean lalu dikaitkan dengan tali rafia agar tetap teratur.

Bahkan, bukan hanya jerigen dan botol yang digunakan oleh masyarakat untuk mendapatkan minyak curah harga murah, tetapi ada juga galon dan termos nasi yang masuk dalam antrean.

Salah satu pembeli minyak curah, Eni Elyawati mengatakan, sebagai ibu rumah tangga dirinya merasa sangat terbantu dengan adanya bantuan minyak goreng curah yang harganya jauh di bawah harga pasar tersebut.

"Meskipun minyak goreng curah tapi saya pribadi sangat bersyukur dan saya lihat minyaknya juga bagus, jernih seperti minyak-minyak di pasaran," kata warga Kendari Caddi itu.

Menurutnya, dengan adanya minyak goreng curah tersebut, bisa meringankan biaya pengeluaran dapur, terlebih bagi dirinya yang hanya sebagai ibu rumah tangga.

Baca Juga: Ahmad Monianse Segera Dilantik Sebagai Wali Kota Definitif bersama Pj Bupati Buton Tengah

Namun ia tetap berharap, agar pemerintah kembali menormalkan harga minyak goreng di pasaran seperti sedia kala.

Kepala Perusahaan Umum (Perum) Bulog Kanwil Sulawesi Tenggara, Siti Mardati Saing yang hadir dalam giat tersebut mengatakan, penyaluran minyak goreng curah dilakukan untuk menyikapi mahalnya minyak goreng khususnya di wilayah Sulawesi Tenggara.

Sehingga diharapkan, dengan adanya minyak curah itu masyarakat bisa mendapatkan minyak goreng yang murah. Terutama untuk pelaku UMKM agar dapat tetap menjalankan usahanya dengan baik.

Ia mengungkapkan, untuk penyaluran awal ini pihaknya akan mengevaluasi kecepatan dan kebutuhan dari masyarakat, serta pendistribuan minyak curah tersebut akan dilakukan secara bertahap di 17 kabupaten/kota se-Sulawesi Tenggara.

"Untuk hari ini di Kota Kendari, Konawe, Kolaka, Konsel, dan Kolaka Utara," sebutnya.

Baca Juga: Kembali Gelar Razia, Polresta Kendari Amankan 7 Orang

Di tempat sama, Kepala Bidang Perdagangan Luar Negeri, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Sulawesi Tenggara, Muslimin mengatakan, dalam penyaluran itu pihaknya hanya bertugas mengawasi, apakah sesuai dengan harga eceran tertinggi (HET) yang di tetapkan atau tidak.

"Karena hari ini juga sebagai bahan evaluasi, kita lihat bagaimana mekanismenya, apakah ada kendala-kendala atau tidak," katanya.

Ia berharap, dengan adanya minyak goreng curah tersebut dapat mencukupi kebutuhan masyarakat, terutama masyarakat yang kurang mampu bisa mendapatkan minyak goreng di bawah harga pasaran.

Untuk diketahui, penyaluran minyak goreng curah itu bertempat di halaman Pasar Sentral Kota Kendari, Kelurahan Dapu-dapura, Kecamatan Kendari Barat, Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara. (A)

Penulis: Andi Irna Fitriani

Editor: Haerani Hambali