Bapenda Sultra Gelar Optimalisasi Pajak Kendaraan Mulai Juli 2026, Ini Sasarannya
Reporter
Selasa, 07 Juli 2026 / 7:37 pm
Bapenda Sultra akan melakukan optimalisasi pendapatan daerah ke 981.026 unit kendaraan melalui operasi pajak. Foto: Humas Polda Sultra
KENDARI, TELISIK.ID - Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sulawesi Tenggara (Sultra) akan mengoptimalisasikan pajak kendaraan roda dua dan roda empat.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bapenda Sultra, La Ode Mahbub, menjelaskan bahwa tujuan dilaksanakan kegiatan tersebut untuk mengoptimalkan pendapatan anggaran daerah (PAD).
Kata Mahbud, pengoptimalisasian ini dimulai dari tanggal 6 Juli sampai 30 Juli 2026.
Saat ini Bapenda Sultra masih mengoordinasikan kegiatan operasi kepatuhan pajak itu kepada pihak-pihak yang terkait.
Baca Juga: Fakta Swiping Kendaraan Penunggak Pajak di SPBU Kendari, Ini Kata Pertamina
"Saat ini masih proses koordinasi. Koordinasi ke kepolisian, Jasa Raharja, dengan pemerintah setempat," katanya saat ditemui telisik.id di kantor Bapenda Sultra, Selasa (7/7/2026).
Mahbud juga menjelaskan, hasil dari memaksimalkan PAD melalui pajak akan dibagi antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota.
"Pembagian hasilnya itu 30 pesen untuk kabupaten/kota (dan) 70 persen pemerintah provinsi," ujarnya.
Mahbud juga mempresentasikan jumlah keseluruhan kendaraan roda dua dan roda empat dengan tanda nomor kendaraan bermotor (TNKB) asal Sultra.
Baca Juga: Antrean Kendaraan Mengisi Pertalite di SPBU Kendari Mengular hingga Ratusan Meter
Untuk kendaraan roda dua plat TNKB berwarna hitam/putih (motor pribadi) sebanyak 808,240 ribu unit, kuning (motor penumpang) 3 unit, dan merah (motor dinas) 20,890 ribu unit.
Sedangkan kendaraan roda empat yakni hitam/putih (mobil pribadi) sebanyak 159.277 unit, kuning (mobil penumpang), 6.255 unit, dan merah (mobil dinas) sebanyak 6.417 unit.
"Kalau ditotalkan, motor itu ada 829.133 ribu unit dan kalau mobil 171.949 ribu unit. Jika digabungkan roda dua dan roda empat ini sebanyak 981.026 ribu unit kendaraan. Ini berdasarkan laporan jumlah kendaraan real di Sulawesi Tenggara," beber Mahbud. (C)
Penulis: Gusti Kahar
Editor: Mustaqim
* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS