Antrean Kendaraan Mengisi Pertalite di SPBU Kendari Mengular hingga Ratusan Meter
Gusti Kahar, telisik indonesia
Selasa, 07 Juli 2026
0 dilihat
Antrean panjang kendaraan di SPBU Andonohu Kendari yang mengisi BBM Pertalite terlihat mengular hingga ratusan meter, Selasa (7/7/2026). Foto: Gusti Kahar/Telisik
" Antrean kendaraan untuk mengisi BBM subsidi jenis Pertalite di sejumlah SPBU di Kota Kendari mengular hingga ratusan meter "

KENDARI, TELISIK.ID - Antrean kendaraan untuk mengisi BBM subsidi jenis Pertalite di sejumlah SPBU di Kota Kendari mengular hingga ratusan meter, Selasa (7/7/2026).
Kondisi tersebut diduga dipicu banyaknya pengguna Pertamax yang beralih ke Pertalite setelah terjadi selisih harga yang cukup jauh.
Pantauan telisik.id di lapangan, antrean panjang terlihat di sejumlah SPBU, di antaranya SPBU Saranani dan SPBU Andonohu.
Kendaraan roda dua maupun roda empat tampak memenuhi jalur masuk hingga meluber ke badan jalan.
Pengawas SPBU Saranani, Hanura, mengatakan lonjakan antrean mulai terjadi sejak harga BBM nonsubsidi jenis Pertamax mengalami kenaikan.
Baca Juga: Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Optimalkan Penyaluran Pertalite untuk Penuhi Kebutuhan Masyarakat di Kota Kendari
Menurutnya, perbedaan harga yang cukup jauh membuat sebagian pengguna Pertamax beralih menggunakan Pertalite.
"Harga Pertalite Rp 10.000 per liter, sedangkan Pertamax Rp 16.600 per liter. Antrean panjang seperti ini mulai terjadi sejak harga Pertamax naik karena banyak pengguna Pertamax beralih ke Pertalite," ujar Hanura kepada telisik.id.
Ia menambahkan, kondisi serupa tidak hanya terjadi di SPBU Saranani, tetapi juga hampir seluruh SPBU di Kota Kendari.
"Semua SPBU di Kota Kendari mengalami antrean panjang seperti ini," katanya.
Sementara itu, di SPBU Andonohu, antrean kendaraan juga tampak mengular hingga ratusan meter. Pengendara harus menunggu berjam-jam untuk mendapatkan BBM.
Saat telisik.id berupaya meminta keterangan kepada petugas maupun pengawas SPBU Andonohu terkait penyebab antrean tersebut, mereka memilih tidak memberikan penjelasan.
"Masih sibuk semua orang, Mas," kata salah seorang petugas.
Salah seorang pengendara, Azahra Salsabila, mengaku telah mengantre selama sekitar dua jam, namun kendaraannya belum juga mendekati dispenser pengisian BBM.
Baca Juga: Tolak Pemindahan Bidan Kelurahan Sambuli, Warga Geruduk Puskesmas Nambo
"Sudah dua jam kita di sini, tapi posisinya masih di belakang terus. Panjang sekali antreannya," keluh Azahra.
Pengendara lainnya, Akmal, mengatakan dirinya tetap memilih mengantre Pertalite karena harga Pertamax dinilai terlalu mahal.
Selain itu, Pertalite yang dijual di warung eceran juga kerap tidak tersedia.
"Iya, kalau isi Pertamax mahal juga. Pertalite di warung juga sering habis," ujarnya.
Hingga berita ini diterbitkan, antrean kendaraan di sejumlah SPBU di Kota Kendari masih terpantau mengular hingga ratusan meter. (A)
Penulis: Gusti Kahar
Editor: Mustaqim
* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS