Berkah Musim Penghujan, Warga Kabupaten Buton jadi Petani Jamur Dadakan

Febriyani

Reporter

Rabu, 05 Juli 2023  /  7:38 pm

Warga menjual jamur yang tumbuh liar di kebun belakang rumah. Menjadi berkah di musim penghujan. Foto: Febriyani/Telisik

BUTON, TELISIK.ID - Beberapa waktu terakhir, hampir setiap malam hujan mengguyur Kabupaten Buton. Kondisi itu membuat udara kian sejuk dan cenderung dingin.

Namun kondisi itu menjadi berkah bagi masyarakat Buton, khususnya warga Desa Takimpo Kecamatan Pasarwajo.

Pasalnya, area perkebunan dan belakang rumah masyarakat banyak ditumbuhi jamur yang dapat dikonsumsi. Selain itu, jamur ini juga dapat memberi nilai ekonomis yang bisa memenuhi kebutuhan mereka.

Salah satu warga Desa Takimpo, Leni yang mendapati kebun belakang rumahnya di penuhi jamur.

"Jamur ini tumbuh liar setiap musim hujan. Jadi tiap tahun itu dua kali muncul. Musim penghujan barat dan timur. Selain dikonsumsi kami juga menjualnya," jelas Leni, Rabu (7/5/2023).

Baca Juga: Musim Penghujan, Masyarakat Konawe Waspada Potensi Bencana Alam

Ibu lainnya, Saripa juga mendapati di kebunya dipenuhi jamur. Selain dikonsumsi dia juga menjualnya. Bahkan sudah lumayan omset yang dia dapatkan.

"Allhamdulillah, lumayan berkah untuk kami. Sudah banyak yang dijual dan sebagian kami konsumsi. Ini dia tumbuh liar, kami tidak pernah budidaya jamur," tambahnya.

Baca Juga: Musim Penghujan, Omset Penjual Bakso Menurun

Selain warga sekitar, biasanya jamur dibeli oleh para pengendara yang melintas di daerah tersebut.

"Jamur ini kesuksaan anak saya apalagi digoreng, jadi saya selalu beli. Kami sekeluarga juga suka dengan ini. Jadi ketika lihat ini saya langsung beli," jelas Fitri.

Jamur-jamur itu dijual seharga Rp 5.000 hingga Rp 10.000 per porsi. Biasanya mereka memanen satu ember besar. (A)

Penulis: Febriyani

Editor: Kardin

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS