Bersaing dengan 8 Ribu Peserta, Gadis Asal Konawe Utara Ini Lolos Fakultas Kedokteran UI

Nurdian Pratiwi

Reporter

Senin, 18 Juli 2022  /  10:57 am

Kegigihan dan optimesme Balqis, membuat dirinya terus belajar keras, berikhtiar serta berdoa hingga impiannya terwujud sebagai mahasiswi kedokteran UI. Foto: Ist.

KONAWE UTARA, TELISIK.ID - Masuk di Universitas ternama tentu merupakan impian banyak orang, apalagi jika berhasil lolos di fakultas yang penuh tantangan yakni Fakultas Kedokteran. Seperti kisah gadis asal Konawe Utara bernama Nur Afriani Balqis Malik.

Gadis yang kerap disapa Balqis (17) ini berhasil menjadi salah satu peserta yang lolos murni sebagai mahasiswi di Universitas Indonesia Program Studi Pendidikan Dokter melalui jalur SIMAK atau Seleksi Masuk UI.

Saat dihubungi pihak Telisik.id, Balqis mengungkapkan rasa bahagia dan syukur. Dia tak menyangka dirinya berhasil lolos dari pesaing yang berjumlah 8.106 peserta.

“Alhamdulillah rasanya senang dan bangga, karena dari delapan ribuan itu yang diterima hanya 90 orang saja, dan salah satunya adalah saya,” katanya, Senin (18/7/2022).

Balqis menceritakan proses yang ditempuhnya untuk masuk ke universitas impiannya itu tidaklah mudah. Namun, dengan kegigihan dan doa yang terus dipanjatkannya, anak pertama dari dua bersaudara ini akhirnya berhasil mewujudkan impiannya untuk menempuh pendidikan di universitas nomor 1 di Indonesia itu.

Baca Juga: Kenalkan Dunia, Produk UMKM Wakatobi Bakal Dilabeli Logo Cagar Biosfer

Selain itu, Balqis juga menyampaikan, meski kedua orang tuanya adalah seorang pejabat publik di pemerintahan dan legislatif, ia tetap berdiri pada prinsipnya yakni menjadi seorang yang mandiri terlepas dari bayang-banyang kedua orang tua.

“Jadi apa yang saya dapatkan hingga sampai disini itu tidak ada hubungannya dengan status sosial orang tua saya,” ujar putri pasangan Nurjannah Efendi dan Badul Malik ini.

Selanjutnya, Balqis berharap dengan masuknya ia di Fakultas Kedokteran dapat membuka jalannya untuk menjadi orang yang bermanfaat bagi masyarakat ke depan, khususnya bagi masyarakat di Konawe Utara.

Di samping itu, Nurjannah Efendi sang ibu mengatakan, keinginan Balqis untuk menjadi seorang dokter sudah ada sejak gadis itu masih duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP).

“Jadi waktu dia bilang mau jadi dokter, saya pun sarankan untuk masuk jurusan IPA saat dia masuk SMA,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Konawe Utara ini.

Baca Juga: Pemda Manggarai Diadukan ke Komnas HAM, Ini Alasannya

Sebagai orang tua, Nurjannah memang memberikan kebebasan kepada anak-anaknya untuk memilih cita-cita yang mereka inginkan.

“Selama apa yang mereka inginkan dapat bermanfaat bagi orang lain ke depannya, saya dan suami sebagai orang tua tentu akan mendukung dan mendoakan,” lanjutnya.

Terakhir, Nurjannah berharap ke depannya anaknya itu dapat melaksanakan tanggung jawabnya sebagai mahasiswa kedokteran dan saat pulang ke Konawe Utara, Balqis bisa menjadi orang yang bermanfaat bagi masyarakat di bidang kesehatan. (B)

Penulis: Nurdian Pratiwi

Editor: Haerani Hambali