Bukan Jalan Rusak, Kain Tapis Lampung Mendunia di Penobatan Raja Charles III

Ibnu Sina Ali Hakim

Reporter

Minggu, 07 Mei 2023  /  10:10 pm

Meski citra Lampung belakangan sedang tercoreng akibat jalanan rusak dan gaya hedon pejabatnya, keindahan kain tradisionalnya baru-baru ini mendunia. Kain tapis khas Lampung eksis di penobatan Raja Charles III. Foto: Gettyimage

KENDARI, TELISIK.ID - Baru-baru ini Provinsi Lampung ramai di media sosial setelah Presiden Joko Widodo atau Jokowi melakukan kunjungan kerja memantau infrastruktur jalan rusak.

Dalam kunjungan kerja tersebut, Jokowi secara terbuka menyatakan pemerintah pusat bisa menangani langsung perbaikan jalan rusak yang ramai dikeluhkan warga tersebut.

"Secepat-cepatnya dimulai, yang kira-kira provinsi tidak memiliki kemampuan, kabupaten tidak memiliki kemampuan, ya akan diambil alih oleh Kementerian PU, utamanya yang jalannya rusak parah," kata Jokowi dilansir dari Tempo.co.

Baca Juga: Penobatan Raja Charles Diisi Pesta Seks 7 Jam, Mahkota Bertabur Emas dan Permata Rp 87 Triliun

Meski citra Lampung belakangan sedang tercoreng akibat jalanan rusak dan gaya hedon pejabatnya, keindahan kain tradisionalnya baru-baru ini mendunia. Kain tapis khas Lampung eksis di penobatan Raja Charles III.

Adalah Duta Besar RI untuk Inggris Raya Dr. Desra Percaya beserta istri yang memakai busana etnik Lampung di seremoni yang digelar di Westminster Abbey, London, pada Sabtu (6/5/2023) itu. Desra datang mewakili Presiden Joko Widodo yang berhalangan hadir.

Bapak dan Ibu Dubes bersolek dalam balutan busana merah-putih dengan sentuhan emas. Desra memakai semacam jas tutup putih, berikut celana panjang yang dilapisi kain tapis berwarna dasar merah dengan motif berwarna emas. Topi tinggi, serta sabuk dan kain tambahan yang menggantung di leher ikut menemani.

Sementara itu, istrinya memakai kebaya putih yang lengkap dengan kain dan selendang tapis. Tidak ketinggalan, hiasan kepala etnik berbahan logam keemasan. Penampilan mereka saat memasuki Westminster Abbey sempat terekam kamera BBC.

Baca Juga: Charles III jadi Raja Inggris Kenakan Mahkota St Edward, Pemimpin Dunia Berkumpul di London

Dalam cuitannya di Twitter, Desra mengungkapkan pemilihan busana tradisional, khususnya dengan wastra Lampung, tak sekadar untuk memperkenalkan budaya Indonesia di panggung dunia. Warna emasnya dinilai sebagai sebuah simbol diplomasi antara Inggris-Indonesia yang merepresentasikan euforia momen bersejarah tersebut.

"Sebagai bentuk penghormatan, saya & Sari mengenakan pakaian adat#Lampung yang ternyata senada dengan jubah emas Raja Charles III.#inidiplomasi #indonesianway," tulis pria yang piawai meniup saksofon ini dilansir dari detik.com. (C)

Penulis: Ibnu Sina Ali Hakim

Editor: Kardin

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS