Calon Bupati Muna Rajiun Tumada Positif COVID-19

Sunaryo

Reporter Muna

Senin, 07 September 2020  /  10:50 am

LM Rajiun Tumada bersama La Pili dan Ketua DPW PAN Sultra Abdurrahman Saleh saat deklarasi calon bupati Muna, 4 September lalu. Foto: Ist.

MUNA, TELISIK.ID - Satuan Tugas (Satgas) COVID-19 Kabupaten Muna akhirnya mengumumkan hasil pemeriksaan swab terhadap Calon Kepala Daerah (Cakada) LM Rajiun Tumada.

Berdasarkan hasil swab yang diterima dari Dinas Kesehatan Sultra 6 September menyatakan bahwa Rajiun positif COVID-19.

"Jadi bukan hoax ya, sesuai hasil yang kami terima, Pak Rajiun positif COVID-19," kata Ketua Satgas COVID-19 Muna, LM Rusman Emba, Senin (7/9/2020).

Ia menerangkan, hasil swab itu keluar pada 4 September lalu. Dari situ sudah harus menjalani isolasi selama 10 hari agar bisa melakukan kegiatan seperti sebelumnya.

"Saya hanya menyarankan agar Pak Rajiun dapat menjalani swab ulang pada hari ke-14 dan15 sejak masuk isolasi untuk memastikan kesembuhannya," pintanya.

Swab ulang, menurut Rusman, penting dilakukan karena Rajiun merupakan publik figur yang sudah pasti akan selalu berinteraksi dengan masyarakat Muna hingga perhelatan Pilkada 9 Desember 2020.

Baca juga: Tukang Senso di Muna Tewas Tertimpa Pohon Jati

"Menyandang positif COVID-19 bukan aib bagi penderitanya. Namun, kita harus selalu berhati-hati agar tidak tertular," ujarnya.

Selaku bupati Muna, mantan senator DPD-RI itu mengimbau kepada warga yang melakukan interaksi jarak dekat dengan Rajiun dalam rentang waktu 2 minggu sebelum tanggal 5 September 2020 agar wajib mengikuti rapid test COVID-19 tanpa dipungut bayaran di Puskesmas terdekat.

"Bahkan komisioner KPU Muna dan semua pegawainya sejumlah 44 orang telah menghubungi kami untuk melakukan rapid test. Kami telah beri jadwal tanggal 14-15 September," terangnya.

Sementara itu, Jubir Satgas COVID-19 Sultra, dr La Ode Rabiul Awal menerangkan, untuk hasil swab cakada telah diserahkan ke masing-masing yang bersangkutan dan satgas kabupaten setempat.

"Sudah kami serahkan. Hasilnya cek ke yang bersangkutan atau satgas setempat," singkatnya.

Reporter: Sunaryo

Editor: Haerani Hambali