China Makin Serius Garap Indonesia, Menlu Wang Yi Pede dengan Investasi Usai Bertemu Luhut
Reporter
Minggu, 23 Agustus 2026 / 7:43 pm
Menteri Luar Negeri China Wang Yi, yang juga merupakan anggota Biro Politik Komite Sentral Partai Komunis China, bertemu dengan Luhut Binsar Pandjaitan, Ketua Dewan Ekonomi Nasional Indonesia, di Jakarta, Foto: Cen Yunpeng/Xinhua
JAKARTA, TELISIK.ID - Menteri Luar Negeri (Menlu) China Wang Yi menegaskan hubungan Indonesia-China semakin kuat, terutama melalui investasi dan kerja sama pembangunan yang saling menguntungkan.
Menteri Luar Negeri China Wang Yi menyampaikan hal tersebut saat bertemu dengan Ketua Dewan Ekonomi Nasional Indonesia Luhut Binsar Pandjaitan di Jakarta, Sabtu, 22 Agustus 2026.
Wang mengatakan persahabatan dan kerja sama yang semakin kuat antara China dan Indonesia tidak hanya mendukung pembangunan kedua negara, tetapi juga menjadi contoh kerja sama yang saling menguntungkan di antara negara-negara Global South.
Dalam pertemuan tersebut, Wang yang juga merupakan anggota Biro Politik Komite Sentral Partai Komunis China, menjelaskan komitmen China untuk mendukung pembangunan Indonesia melalui kerja sama ekonomi dan investasi.
Wang Yi Dorong Perusahaan China Berinvestasi di Indonesia
Wang mengatakan China dengan tulus membantu Indonesia mempercepat pembangunan. Salah satu bentuk dukungan tersebut dilakukan dengan mendorong perusahaan-perusahaan China untuk terus berinvestasi dan menjalankan bisnis di Indonesia.
Menurut Wang, investasi perusahaan China dapat membantu Indonesia mengubah keunggulan sumber daya yang dimiliki menjadi momentum pembangunan sekaligus meningkatkan kehidupan masyarakat.
Baca Juga: Guru PPPK Diberi Akses Penuh jadi PNS 2026, Begini Nasib Sudah Berusia di Atas 35 Tahun
“China dengan tulus membantu Indonesia mempercepat pembangunannya, mendorong dan mendukung perusahaan-perusahaan China untuk terus berinvestasi dan menjalankan bisnis di Indonesia,” kata Wang, seperti dikutip dari Xinhua, Minggu (23/8/2026).
Ia menambahkan, kerja sama tersebut juga diharapkan dapat mendukung proses industrialisasi Indonesia agar berjalan lebih cepat.
Investasi dan kegiatan bisnis perusahaan China di Indonesia menjadi bagian dari hubungan ekonomi kedua negara. Wang berharap kerja sama tersebut dapat terus berkembang melalui lingkungan bisnis yang mendukung.
China Minta Lingkungan Bisnis Aman dan Stabil
Dalam kesempatan tersebut, Wang menyampaikan harapan agar pemerintah Indonesia menyediakan lingkungan usaha yang aman, stabil, dan sehat bagi perusahaan-perusahaan China yang berinvestasi di Tanah Air.
“Mengingat bahwa hubungan Indonesia-China dibangun atas dasar saling menghormati, saling percaya, dan persahabatan yang mendalam,” ujar Wang.
Menurutnya, dasar hubungan tersebut menjadi bagian penting dalam memperkuat kerja sama bilateral. Hubungan yang dibangun melalui saling menghormati dan kepercayaan diharapkan dapat mendukung berbagai bentuk kolaborasi kedua negara.
Kerja sama ekonomi menjadi salah satu bagian yang mendapat perhatian dalam pertemuan Wang dan Luhut. Investasi perusahaan China di Indonesia juga menjadi bagian dari pembahasan mengenai hubungan bilateral kedua negara.
Luhut: China Sahabat dan Mitra Terpercaya
Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan Indonesia memandang China sebagai sahabat dan mitra yang dapat dipercaya. Ia juga menyebut kerja sama bilateral, khususnya investasi perusahaan China, telah memberikan kontribusi terhadap perekonomian Indonesia.
“Indonesia memandang China sebagai sahabat dan mitra yang paling dapat dipercaya,” ujar Luhut.
Menurut Luhut, investasi perusahaan-perusahaan China telah memberikan kontribusi penting dan positif terhadap perkembangan ekonomi nasional serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Pemerintah Indonesia, kata Luhut, juga senantiasa menyambut baik perusahaan China yang ingin menjalankan investasi dan kegiatan bisnis di Indonesia.
Baca Juga: Perpanjang STNK 2026 Tanpa Perlu ke Samsat, Begini Caranya
Indonesia Siapkan Lingkungan Bisnis yang Ramah
Luhut mengatakan pemerintah Indonesia akan menyediakan lingkungan bisnis yang adil dan ramah bagi perusahaan-perusahaan China. Pernyataan tersebut disampaikan dalam konteks penguatan kerja sama ekonomi Indonesia-China.
“Indonesia senantiasa menyambut baik perusahaan-perusahaan China untuk berinvestasi dan menjalankan bisnis di tanah air, serta akan menyediakan lingkungan bisnis yang adil dan ramah bagi mereka,” ujarnya.
Pertemuan Wang Yi dan Luhut berlangsung di Jakarta pada Sabtu, 22 Agustus 2026. Pertemuan tersebut membahas hubungan bilateral serta kerja sama ekonomi kedua negara.
Hubungan Indonesia-China dalam pertemuan tersebut ditekankan pada prinsip saling menghormati, saling percaya, dan persahabatan. Kedua pihak juga menyoroti pentingnya investasi dan lingkungan bisnis dalam mendukung pembangunan.
Bagi China, penguatan investasi di Indonesia menjadi bagian dari dukungan terhadap proses industrialisasi dan pemanfaatan sumber daya Indonesia. Sementara bagi Indonesia, investasi perusahaan China dinilai telah memberikan kontribusi terhadap perkembangan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
Kerja sama kedua negara selanjutnya diarahkan untuk terus memperkuat hubungan ekonomi melalui investasi, kegiatan bisnis, dan dukungan terhadap pembangunan Indonesia. (Xinhua)
Penulis: Ahmad Jaelani
* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS