Debat Kelima Capres: Prabowo Fokus Strategi Transformasi Bangsa, Ganjar Perbaikan Kesehatan, Anies Hilangkan Ketidakadilan

Mustaqim

Reporter

Senin, 05 Februari 2024  /  8:24 am

Capres nomor urut 2, Prabowo Subianto (kiri), Capres nomor urut 3, Ganjar Pranowo (tengah) dan capres nomor urut 1 Anies Baswedan (kanan). Foto: Kolase

JAKARTA, TELISIK.ID - Calon presiden (capres) nomor urut 2, Prabowo Subianto, menekankan strategi transformasi bangsa dalam visi, misi, dan program yang akan dijalankan jika terpilih sebagai presiden dalam Pilpres 2024.

Penekanan ini disampaikan Prabowo saat debat kelima kampanye Pilpres 2024 di Jakarta Covention Center (JCC), Senayan, Minggu (4/2/2024).

Strategi transformasi bangsa yang dimaksud, menurut Prabowo, yakni meningkatkan kemakmuran bangsa dengan berbagai cara. Antara lain, memberi makan siang gratis dan makanan bergizi bagi anak Indonesia, termasuk yang masih di dalam kandungan. Termasuk mengatasi stunting.

"Strategi ini sebagai upaya untuk menyerap semua hasil pertanian, perkebunan, dan  menghilangkan kemiskinan," papar Prabowo.

Strategi transformasi bangsa lainnya yang akan dilakukan Prabowo adalah mendirikan rumah sakit dan puskesmas modern.

Upaya lain, menurut Prabowo, membangun 3 juta rumah di pedesaan, perkotaan, dan pesisir dengan masing-masing 1 juta unit rumah. Kemudian meningkatkan kompetensi guru, perbaikan gaji guru, TNI, dan Polri.

"Strategi transformasi bangsa ini dilakukan di atas landasan ekonomi yang telah dibangun Presiden Jokowi dan presiden-presiden sebelumnya untuk Indonesia emas 2045," jelas Prabowo.

Baca Juga: Malam Ini Debat Terakhir Capres, Ini Sosok Moderator dan Perubahan Terbaru

Capres nomor urut 3, Ganjar Pranowo, dalam visi, misi, dan programnya lebih menekankan pada upaya pembangunan bidang kesehatan. Dalam bidang ini, Ganjar fokus preventif kesehatan yang dinilainya jauh lebih baik dibanding pengobatan.

Kebijakan lain yang akan diterapkan dalam bidang kesehatan, Ganjar bersama Mahfud akan membangun satu fasilitas kesehatan (faskes) dan satu tenaga kesehatan (nakes) di tiap desa.

"Dengan kebijakan ini maka ibu dan anak akan mendapatkan layanan kesehatan yang sama," kata Ganjar.

Selain pembangunan bidang kesehatan, bidang pendidikan juga menjadi fokus bagi capres nomor urut 3 ini. Ganjar menegaskan bahwa pendidikan dan kebudayaan tidak bisa dipisahkan sehingga harus dibangun secara bersama.

Karena itu, Ganjar mengatakan, fasilitas pendidikan harus dibangun dengan baik tanpa mengabaikan nasib guru dan para dosen.

"Pembangunan pendidikan ini juga memperhatikan kelompok disabilitas dengan pemberian pendidikan yang baik. Pembangunan kita harus berorientasi pada pembangunan manusia," urai Ganjar.

Ganjar menegaskan, akan menjalankan kepercayaan yang diberikan oleh rakyat jika terpilih sebagai presiden.

"Tuanku adalah rakyat, jabatan ini adalah mandat," ujarnya.

Sementara capres nomor urut 1, Anies Baswedan, menegaskan akan menghilangkan ketimpangan, kesenjangan sosial, dan ketidakadilan. Dia menganggap hal ini sebagai persoalan terbesar yang dihadapi Indonesia.

Dalam hal ketimpangan, Anies menyinggung segelintir orang yang menguasai perekonomian nasional. Perekonomian tidak lagi berlandaskan ekonomi kerakyatan sesuai yang diamanatkan oleh para pendiri bangsa.

Persoalan terbesar ketimpangan, ketidakadilan, bidang perekonomian dikuasai oleh segelintir orang.

"Sekarang kita jauh dari cita-cita pendiri Republik (Indonesia) ini. Perekonomian dikuasai oleh hanya segelintir orang," tegas Anies tanpa menggunakan istilah oligarki terkait segelintir orang yang dimaksudnya.

Masalah ekonomi lainnya yang rencana akan diatasi Anies adalah 45 juta orang yang belum bekerja dengan layak. Dia menegaskan persoalan ini perlu secepatnya dituntaskan oleh negara.

Kesehatan mental dan kekerasan seksual yang menjadi persoalan serius bagi Indonesia, kata Anies juga merupakan prioritas masalah yang harus dituntaskan bersama cawapresnya, Muhaimin Iskandar alias Cak Imin.

Banyaknya persoalan yang belum bisa diatasi oleh Indonesia ini, menurut Anies, yang mendorong jutaan orang di Tanah Air menginginkan perubahan.

Baca Juga: Debat Pamungkas Prabowo Takut Diberi Nilai Rendah, Jokowi Inginkan Tak Terjebak Hal Personal

Dalam bidang kesehatan, Anies menekankan kebijakannya pada hidup sehat dan tumbuh sehat dengan layanan biaya terjangkau.

Anies juga menyinggung bantuan sosial (bansos) yang akan dilakukan dalam program kebijakannya. "Namun,  memberikan bansos dilakukan untuk kepentingan yang diberi dan bukan yang memberi," jelas Anies seakan menyindir bansos yang ramai disalurkan kepada masyarakat menjelang Pemilu 2024.  

Anies mengingatkan persoalan yang tidak sedikit dihadapi oleh Indonesia. Tapi, mengatasi semua persoalan itu, menurut Anies, dibutuhkan persatuan dengan rasa keadilan.

"(Karena itu) Konsistensi ucapan dan perbuatan, fokus membangun manusia Indonesia ke arah yang lebih baik,"  tegas Anies.

Tema debat kelima malam ini adalah pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, kebudayaan, teknologi informasi, kesejahteraan sosial, dan inklusi. (A)

Penulis: Mustaqim

Editor: Haerani

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS