Heboh Pendaftaran CPNS Kemenkes 2026 Resmi Dibuka, Begini Penjelasannya

Ahmad Jaelani

Reporter

Sabtu, 24 Januari 2026  /  10:29 am

Kabar pendaftaran CPNS Kemenkes 2026 ramai beredar, namun BKN menegaskan informasi tersebut tidak benar. Foto: Repro Kemenkes.

JAKARTA, TELISIK.ID - Kabar pendaftaran CPNS Kementerian Kesehatan 2026 disebut resmi dibuka ramai beredar di media sosial, namun Badan Kepegawaian Negara memastikan informasi tersebut tidak benar.

Ramainya informasi mengenai pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil Kementerian Kesehatan 2026 belakangan ini memicu perhatian publik. Sejumlah unggahan di media sosial bahkan menampilkan klaim lengkap, mulai dari daftar formasi tenaga kesehatan, rincian penghasilan, hingga tautan pendaftaran yang disebut berasal dari proses resmi pemerintah.

Informasi tersebut dengan cepat menyebar dan menimbulkan kebingungan di tengah masyarakat yang menantikan pembukaan seleksi ASN.

Badan Kepegawaian Negara melalui keterangan resminya menegaskan bahwa kabar pendaftaran CPNS Kemenkes 2026 yang beredar luas tersebut adalah hoaks. BKN menyatakan tidak pernah mengumumkan pembukaan seleksi CPNS Kemenkes tahun 2026, termasuk formasi maupun mekanisme pendaftarannya. Seluruh informasi yang mencantumkan tautan pendaftaran di luar kanal resmi pemerintah dipastikan tidak berkaitan dengan proses rekrutmen ASN.

Sebagai informasi, unggahan hoaks tersebut mencatut nama Kementerian Kesehatan dan mengklaim pendaftaran sudah dapat diakses melalui tautan tertentu.

Baca Juga: Ramai Pendaftaran CPNS Kemendagri 2026 Dibuka, Ini Penjelasan Resmi dan Faktanya

BKN menegaskan bahwa seluruh proses rekrutmen ASN hanya dilakukan melalui sistem nasional yang terintegrasi dan berada di bawah pengawasan langsung BKN, sehingga tidak ada mekanisme pendaftaran di luar portal resmi pemerintah.

Kepala BKN, Prof. Zudan, menegaskan hingga saat ini belum ada pengumuman resmi terkait pembukaan seleksi ASN Tahun 2026. Ia menjelaskan bahwa sebelum pendaftaran dibuka, pemerintah harus menetapkan kebutuhan nasional, memperoleh persetujuan formasi, serta menyampaikan pengumuman resmi melalui kanal pemerintah.

“BKN memiliki peran sentral dalam memastikan proses rekrutmen ASN berjalan transparan, akuntabel, dan bebas dari praktik penipuan. Seluruh pendaftaran ASN hanya dilakukan melalui portal resmi SSCASN yang dikelola BKN, bukan melalui tautan pribadi atau situs tidak dikenal,” tegas Prof. Zudan dalam laman BKN, seperti dikutip dari Kompas, Sabtu (24/1/2026).

Baca Juga: Pendaftaran CPNS 2026 Masih Digodok KemenPAN-RB, Berikut Bocoran Nilai Fresh Graduate Prioritas Awal Seleksi

Sebagai instansi pembina manajemen kepegawaian ASN, BKN juga bertanggung jawab menjaga integritas sistem seleksi. Peran tersebut mencakup seluruh tahapan, mulai dari perencanaan kebutuhan pegawai, proses pendaftaran, pelaksanaan seleksi berbasis Computer Assisted Test, hingga penetapan Nomor Induk Pegawai bagi ASN yang dinyatakan lulus.

Sejalan dengan itu, BKN mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap berbagai modus penipuan yang mengatasnamakan seleksi ASN. Masyarakat diminta tidak mudah percaya pada informasi yang beredar di luar kanal resmi instansi pemerintah.

“Cara termudah untuk mengecek apakah informasi tersebut valid atau tidak, yakni dengan selalu melakukan verifikasi lewat portal resmi BKN, SSCASN, dan website atau media sosial resmi instansi pemerintah. Kalau belum ada informasi apa pun pada situs-situs resmi pemerintah tersebut, informasi apa pun terkait seleksi CASN patut diwaspadai,” pesan Prof. Zudan. (C)

Penulis: Ahmad Jaelani

Editor: Kardin

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS