Pendaftaran CPNS 2026 Masih Digodok KemenPAN-RB, Berikut Bocoran Nilai Fresh Graduate Prioritas Awal Seleksi
Ahmad Jaelani, telisik indonesia
Selasa, 20 Januari 2026
0 dilihat
Pemerintah masih mengkaji pembukaan CPNS 2026 dengan prioritas fresh graduate sambil menghitung kebutuhan aparatur nasional. Foto: Repro Antara.
" Pemerintah masih mematangkan rencana pembukaan CPNS 2026 dengan fokus awal pada fresh graduate "

JAKARTA, TELISIK.ID - Pemerintah masih mematangkan rencana pembukaan CPNS 2026 dengan fokus awal pada fresh graduate, sambil menunggu perhitungan kebutuhan aparatur dan usulan formasi dari kementerian serta lembaga.
Pemerintah hingga kini masih menggodok konsep pembukaan seleksi calon pegawai negeri sipil atau CPNS untuk tahun 2026. Belum ada kepastian waktu pelaksanaan, namun sinyal kuat mulai terlihat dari arah kebijakan yang disiapkan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi. Fokus awal seleksi disebut akan menyasar lulusan baru atau fresh graduate.
Menteri PANRB Rini Widyantini menyampaikan bahwa perhatian pemerintah saat ini memang diarahkan kepada generasi lulusan baru yang tengah mencari peluang masuk ke birokrasi. Hal tersebut disampaikannya usai menghadiri agenda di Gedung DPR, Jakarta, Senin, 19 Januari 2026. Menurut Rini, regenerasi aparatur menjadi isu penting yang harus disiapkan secara matang.
“Tentunya saya concern ya terhadap teman-teman dari fresh graduate ya,” kata Rini kepada awak media di kawasan parlemen, seperti dikutip dari CNBC Indonesia, Selasa (20/1/2026).
Meski demikian, Rini menegaskan bahwa pembukaan CPNS tidak bisa dilakukan secara tergesa-gesa. Pemerintah masih melakukan penghitungan kebutuhan aparatur sipil negara terbaru dengan menunggu data usulan resmi dari masing-masing kementerian dan lembaga. Data tersebut akan menjadi dasar utama dalam menentukan jumlah formasi yang benar-benar dibutuhkan.
“Sedang kita hitung dulu, nanti kementerian lembaga tentunya harus sudah mempersiapkan diri untuk kebutuhan pegawainya,” ucap Rini.
Baca Juga: Cek Info Pendaftaran CPNS 2026 Terbaru, Berikut Kriteria Pelamar dan Prediksi Jadwal Seleksi Terbaru
Di sisi lain, Badan Kepegawaian Negara mencatat jumlah aparatur sipil negara terus mengalami peningkatan signifikan hingga akhir 2025. Kepala BKN Zudan Arif Fakrulloh mengungkapkan bahwa total ASN saat ini telah mencapai sekitar 5,6 juta orang, yang terdiri atas 3,59 juta PNS dan 1,98 juta PPPK. Angka tersebut diperkirakan masih akan bertambah.
Zudan menjelaskan bahwa lonjakan jumlah ASN terjadi cukup pesat sepanjang 2025. Jika dibandingkan dengan awal Januari 2025 yang berada di kisaran 4,2 juta orang, terdapat penambahan sekitar 1,4 juta ASN hingga November 2025. Penambahan ini sebagian besar berasal dari proses pengangkatan PPPK yang terus berjalan.
“Dan insyaallah di 1 Desember bertambah lagi karena proses penetapan SK PPPK penuh waktu dan paruh waktu terus berjalan,” kata Zudan saat rapat kerja bersama Komisi II DPR, Selasa, 25 November 2025.
Kebijakan penuntasan tenaga honorer menjadi salah satu faktor utama di balik bertambahnya jumlah ASN. Pemerintah menargetkan persoalan honorer selesai pada 2025, sehingga dibuka berbagai skema formasi, mulai dari PPPK Penuh Waktu hingga PPPK Paruh Waktu, untuk mengakomodasi peserta seleksi sebelumnya.
Untuk seleksi CPNS 2024, Zudan menyebut hampir seluruh formasi telah rampung dari sisi administrasi. Dari total 248.721 formasi yang lulus seleksi, sebanyak 184.740 peserta telah menerima surat keputusan, dengan tingkat penerbitan SK mencapai 99,7 persen.
Sementara itu, pada seleksi PPPK Tahap I dengan kebutuhan formasi lebih dari satu juta, sebanyak 689.824 peserta dinyatakan lulus untuk kebutuhan PPPK Penuh Waktu. Dari jumlah tersebut, SK yang telah diterbitkan mencapai 97,86 persen.
Adapun pada PPPK Tahap II, dari formasi yang sama, peserta lulus untuk formasi penuh waktu tercatat 185.535 orang, dengan penerbitan SK mencapai 90,09 persen.
Masih terdapat sisa formasi yang belum terpenuhi, sehingga pemerintah membuka kebutuhan PPPK Paruh Waktu. Total formasi yang diusulkan oleh pemerintah daerah serta kementerian dan lembaga mencapai sekitar 1,24 juta. Namun, hingga kini, SK yang baru diterbitkan oleh pejabat pembina kepegawaian baru mencapai 23,88 persen atau sekitar 251.961 orang.
“Yang PPPK paruh waktu makanya banyak yang nanya kan kok kami belum dilantik, belum segera dikukuhkan, karena SK di instansinya belum dibuat, data yang masuk ke BKN secara sistem baru 23,88 persen,” ujar Zudan.
Meski jumlah CASN terus bertambah, Zudan memastikan pemerintah tidak berhenti pada penataan tahun berjalan saja. Kebutuhan formasi untuk CASN 2026 dan tahun-tahun berikutnya mulai dirancang sejak sekarang.
Baca Juga: Heboh Link Pendaftaran CPNS Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan 2026, Begini Penjelasannya
Ia meminta para pimpinan instansi segera menetapkan kebutuhan formasi agar menjadi pedoman bagi KemenPAN-RB dan BKN.
“Jadi bapak ibu pimpinan menetapkan formasi agar 2026 ibu menteri PANRB bersama teman-teman BKN memiliki pedoman sesuai Asta Cita. Kami berikan kajian-kajian ke ibu menteri yang bisa ditindaklanjuti dalam bentuk formasi,” kata Zudan.
Dengan proses perhitungan yang masih berjalan, kepastian pembukaan CPNS 2026 masih menunggu keputusan akhir pemerintah. Namun, arah kebijakan yang mulai terlihat memberi sinyal bahwa peluang bagi fresh graduate tetap terbuka, seiring upaya pemerintah menjaga keseimbangan regenerasi dan kebutuhan riil birokrasi. (C)
Penulis: Ahmad Jaelani
Editor: Kardin
* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS