SMAN 9 Kendari Gelar Pesantren Kilat dan Bakti Sosial, Tanamkan Akhlak Remaja di Era Digital

Ana Pratiwi, telisik indonesia
Rabu, 11 Maret 2026
0 dilihat
SMAN 9 Kendari Gelar Pesantren Kilat dan Bakti Sosial, Tanamkan Akhlak Remaja di Era Digital
Pesantren kilat dan bakti sosial di SMAN 9 Kendari. Foto: Ist.

" SMAN 9 Kendari menggelar kegiatan pesantren kilat 9-11 Maret 2026 dengan rangkaian tadarus Al-Quran, ceramah keagamaan, serta aksi peduli sosial "

KENDARI, TELISIK.ID - SMAN 9 Kendari menggelar kegiatan pesantren kilat 9-11 Maret 2026 dengan rangkaian tadarus Al-Quran, ceramah keagamaan, serta aksi peduli sosial melalui pembagian sembako kepada siswa kurang mampu dan masyarakat sekitar sekolah.

Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa. Sebagai bagian dari rangkaian pesantren kilat, sekolah juga menggelar bakti sosial pada Selasa dengan membagikan paket sembako kepada siswa yang membutuhkan serta warga di sekitar lingkungan sekolah.

Dana kegiatan sosial tersebut berasal dari sumbangan sukarela siswa dan guru yang dihimpun selama kegiatan berlangsung.

Kepala SMAN 9 Kendari, Dr Aslan mengatakan, pesantren kilat tahun ini mengangkat tema “Membangun Akhlak Remaja di Tengah Tantangan Digital.”

Tema tersebut dipilih untuk menjawab tantangan perkembangan teknologi dan media sosial yang semakin mempengaruhi kehidupan remaja.

Baca Juga: Kepala SMAN 9 Kendari Tekankan Disiplin dan Tepat Waktu pada Siswa

“Di era digital sekarang, siswa sangat dekat dengan gawai dan media sosial. Karena itu, sekolah merasa perlu menghadirkan kegiatan yang memperkuat nilai keagamaan dan karakter mereka,” ujar Aslan kepada telisik.id, Selasa (10/3/2026).

Ia menambahkan, pesantren kilat tidak hanya berisi ceramah keagamaan, tetapi juga kegiatan yang menumbuhkan empati dan kepedulian sosial siswa.

“Melalui kegiatan peduli sosial ini, kami ingin siswa belajar berbagi dan merasakan langsung bahwa di sekitar mereka masih ada teman dan masyarakat yang membutuhkan bantuan,” jelasnya.

Menurutnya, keterlibatan siswa dalam mengumpulkan donasi juga menjadi bagian penting dalam proses pendidikan karakter.

Baca Juga: SMAN 9 Kendari Komit Tingkatkan Kualitas Siswa Agar Mampu Berdaya Saing

“Dana sembako berasal dari sumbangan siswa dan guru. Ini bukan soal besar kecilnya bantuan, tetapi bagaimana siswa belajar memiliki kepedulian terhadap sesama,” katanya.

Pihak sekolah berharap kegiatan tersebut dapat membentuk kebiasaan positif bagi siswa, tidak hanya selama Ramadan, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari.

“Harapan kami, setelah mengikuti pesantren kilat ini, siswa tidak hanya lebih rajin beribadah, tetapi juga memiliki akhlak yang baik dan kepedulian sosial yang kuat,” tutup Aslan. (Adv)

Penulis: Ana Pratiwi

Editor: Kardin

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baca Juga