Ingin Wings Air Kembali ke Wakatobi, Arhawi Beri Pesan Menohok ke Pemda

Mohamad Lukman Saputra

Reporter

Rabu, 20 Juli 2022  /  10:58 pm

Mantan Bupati Wakatobi, Arhawi menyoroti pemda atas hengkangnya maskapai Wings Air dari dan ke Wakatobi. Foto: Ist

WAKATOBI, TELISIK.ID - Hengkangnya Penerbangan maskapai Wings Air di Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara pada 8 Juli 2022 mendapatkan sorotan dari mantan Bupati Wakatobi Arhawi.

Sorotan demi sorotan muncul karena hengkangnya Wings Air berpotensi negatif pada kelangsungan sektor pariwisata di daerah yang dikenal akan keindahan bawah lautnya itu.

Arhawi mengungkapkan, Pemda Wakatobi harus menyiapkan bantalan kebijakan pemulihan ekonomi pasca pandemi COVID-19. Jika tidak maka akan berdampak pada sendi-sendi kehidupan dan ekonomi di daerah, termasuk penerbangan.

“Fungsi stabilisasi ini harus diperhatikan, jangan digelontorkan anggaran itu pada aspek yang pada akhirnya akan mengganggu tiga fungsi APBD. Katakan salah satunya fungsi distribusinya atau menonjol dialokasinya pada akhirnya stabilitasnya tidak ada, ini harus dijaga,” terangnya, Selasa, (20/7/2022).

Arhawi menambahkan, persoalan berhentinya penerbangan Wings Air dari dan menuju Wakatobi kemungkinan ada bagian yang terlupakan dari kebijakan APBD karena tidak memperhatikan tiga fungsi itu.

“Barangkali salah satunya ada yang ‘pincang’. Saya tidak akan berbicara secara teknis pinjamnya itu di mana, tetapi selaku mantan Bupati, saya menilai bahwa ketika salah satu fungsi itu kita tidak perhatikan pasti berdampak terhadap daya beli masyarakat di daerah termasuk di dalamnya pelayanan penerbangan Wings Air,” ujarnya.

Rencana subsidi Wings Air, kata dia, bukan menjadi kebijakan tepat jika Pemda Wakatobi tidak menjalankan tiga fungsi APBD itu secara baik.

Baca Juga: Pemkab Konawe Mulai Bangun Lumbung Pangan Masyarakat

“Untuk jangka pendek subsidi bisa menjadi solusi alternatif tapi jangka panjang jangan kita selalu berharap untuk subsidi karena tidak ada kebijakan lain yang kita lakukan maka kita subsidi terus-menerus,” tambahnya.

Arhawi meminta kepada Pemda Wakatobi mengevaluasi total semua kebijakan APBD jika masih menginginkan Wings Air kembali beroperasi melayani perjalanan ke wilayah setempat. Sebab, lanjutnya, terdapat kebijakan yang salah diambil oleh Pemda Wakatobi.

Di tempat yang berbeda, Ketua Fraksi Golkar DPRD Wakatobi, Muhammad Ali mengungkapkan pemberian subsidi Wings Air harus dikaji dari berbagai aspek oleh bupati bersama DPRD Wakatobi.

"Kami di DPRD bukan tidak setuju dengan wacana pemberian subsidi itu, namun harus adanya rapat kordinasi dulu dan konsultasi antara Bupati Wakatobi dengan anggota dan pimpinan DPRD, tidak boleh mengambil keputusan sendiri", terang Muhammad Ali, Rabu, (20/7/2022).

Lanjutnya, pemberian subsidi akan menguras anggaran daerah, oleh karena itu mesti adanya penetapan target sampai di tahun berapa pemberian subsidi itu akan dilakukan.

Selain itu, Ali menjelaskan pemberian subsidi tersebut harus di analisa tentang dampak baik yang bisa ditimbulkan.

Baca Juga: Penghapusan Tenaga Honorer, DPRD Muna Minta Pemkab Siapkan Langkah Antisipasi

"Yang menjadi pertimbangan DPRD adalah, apakah pemberian subsidi ini akan berdampak pada pelayanan sosial dasar di bidang pendidikan, di bidang kesehatan, di bidang penanggulangan kesehatan ibu dan anak dan sebagainya, jika dinilai mengganggu maka harus dilihat di instrumen mana kegiatan di daerah yang dapat dilakukan pembahasan secara mendetail agar tidak terganggu penyelenggaraan tata pemerintahan yang lain", lanjutnya.

Ali menegaskan bahwa masih banyak hal lain yang perlu dianalisa terlebih dahulu sebelum kerja sama pemberian subsidi itu dilakukan, akan tetapi sejauh ini Bupati Wakatobi tidak melakukan langkah-langkah tersebut. (B)

Penulis: Mohamad Lukman Saputra

Editor: Musdar