Jadi Primadona, Ini 8 Fakta Unik Kurma Ajwa

Haidir Muhari

Reporter

Rabu, 14 April 2021  /  9:56 pm

Kurma ajwa. Foto: Repro konsultasisyariah.com

BAUBAU, TELISIK.ID - Kurma ajwa menjadi primadona dan banyak diburu di bulan Ramadan, baik untuk pendamping makan sahur ataupun saat berbuka.

Kurma ajwa ini disebut sebagai salah satu makanan favorit Nabi Muhammad Saw, makanya urma jenis ini sering juga disebut sebagai kurma Nabi. Kurma ini warnanya hitam pekat, ada beberapa garis kecil, baunya wangi, rasanya sedang, tidak terlalu manis.

Harganya cukup mahal, bila dibanding dari kurma pada umumnya. Salah satu penjual kurma Risnawati, mengakui perbedaan harga itu.

"Kurma ajwa yang 415 gram saya jual Rp 180 ribu dan kurma biasa ukuran yang sama saya jual Rp 150 ribu," ungkap Risnawati kepada Telisik.id, Rabu (14/4/2021).

Sebenarnya apa saja keistimewaan kurma ajwa, sehingga banyak diburu walau harganya mahal? Berikut ini beberapa fakta kurma ajwa yang dilansir dari The Asianparent.

1. Ditanam oleh Rasulullah SAW

Kurma ajwa adalah kurma yang berasal dari pohon yang ditanam langsung oleh Nabi Muhammad SAW. Hal ini seperti dituliskan oleh Ibnu Minzie dalam bukunya yang berjudul Lisan al-Arab.

Beliau SAW menanam sendiri kurma ini sebanyak 100 pohon di Madinah, Arab Saudi. Meskipun sudah ditanam 14 abad yang lalu, pohon kurma yang ditanam oleh Nabi masih ada sampai sekarang.

Pohon kurma ini adalah salah satu pohon yang paling kuno di dunia. Tingkat pertumbuhannya sampai 30 cm per tahun.

2. Cita Rasa Kurma Ajwa

Tekstur daging kurma ajwa agak tebal, kenyal, dan kering. Bentuknya juga lebih mungil dari kurma pada umumnya. Cita rasanya berbeda dari kurma pada umumnya.

3. Kandungan Nutrisi

Pada satu butir kurma mengandung karbohidrat, protein, serat pangan dan lemak sehat. Juga beberapa vitamin seperti A, C, E, K dan B6.

Selain itu terdapat niacin, folat, thiamine serta riboflavin yang semuanya baik untuk kesehatan. Manfaat lainnya adalah dapat mengembalikan cairan tubuh setelah seharian puasa.

4. Penangkal Sihir dan Racun

Nabi Muhammad SAW menganjurkan untuk mengonsumsi 7 butir kurma ajwa setiap hari. Dengan cara tersebut bisa menangkal sihir dan racun serta menambah keberkahan. Hal demikian itu seperti tertera dalam hadis Nabi SAW.

"Barangsiapa mengonsumsi tujuh butir kurma Ajwah pada pagi hari, maka hari itu ia tidak akan terkena racun maupun sihir." (HR Al-Bukhari dan Muslim).

Dalam tinjauan kesehatan 7 butir kurma ajwa hanya menyediakan 120 kkal saja. Jumlah kalori ini masih sangat bagus bagi kesehatan.

Baca Juga: DPD RI Rencana Panggil Dubes Arab Saudi Terkait Kepastian Umroh dan Haji

5. Manfaat untuk Kehamilan

Wanita yang rutin mengonsumsi kurma Nabi ini selama dan setelah kehamilan akan memiliki sirkulasi darah yang lebih baik untuk ibu atau bayinya. Selain itu, mengonsumsi kurma ini dapat meningkatkan jumlah produksi air susu ibu.

Kurma ini juga dipercaya bisa mengatasi infertilitas (kemandulan). Manfaat lainnya yaitu bagus untuk kesehatan kulit sehingga tampak cerah, sehat dan mampu melawan berbagai penyakit kulit.

6. Aman Dikonsumsi oleh Pasien Diabetes

Jenis kurma ini tetap aman untuk dikonsumsi oleh penderita diabetes. Hal ini disebabkan ajwa memiliki serat pangan yang berkhasiat.

Sebagai catatan tambahan, agar tidak mengonsumsi kurma terlalu banyak. Batasi memakan kurma dengan jumlah ganjil, misalnya 3 butir per hari. Selain itu imbangi dengan olahraga serta pola makan yang sehat secara keseluruhan.

7. Menyehatkan Jantung

Kandungan potasium yang cukup tinggi pada kurma ini, sehingga sangat bagus dan sehat untuk jantung. Asupan potasium yang cukup pada tubuh dapat mengurangi risiko stroke.

Potasium juga berperan untuk meredakan kecemasan. Potasium juga efektif mencegah kanker perut, sembelit dan gangguan pencernaan lainnya.

8. Menurunkan Berat Badan

Kurma Nabi ini mengandung zat besi dan fluorin. Selain itu juga kaya dengan serat pangan esensial yang membantu proses penurunan berat badan.

Tidak masalah mengonsumsi 6 butir kurma setiap hari ketika anda sedang diet. Kurma memang disebut-sebut sangat baik untuk menurunkan berat badan. (B)

Reporter: Haidir Muhari

Editor: Fitrah Nugraha

TOPICS