Johannes Robert, Birokrat Senior yang Kini Pimpin BRIDA Sulawesi Tenggara
Reporter
Minggu, 14 Juni 2026 / 8:57 am
Kepala BRIDA Sultra, Johannes Robert, saat menghadiri kegiatan pemerintahan di Kota Kendari. Foto: Ist.
KENDARI, TELISIK.ID - Nama Johannes Robert merupakan sosok birokrat senior yang telah mengabdikan sebagian besar kariernya untuk pembangunan di Sulawesi Tenggara (Sultra).
Berbekal pengalaman hampir tiga dekade di bidang perencanaan pembangunan, Johannes Robert kini dipercaya memimpin Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Sulawesi Tenggara.
Lahir di Makassar pada 7 Januari 1967, Johannes Robert menempuh pendidikan tinggi di bidang perencanaan wilayah dan kota. Ia menyelesaikan pendidikan Sarjana Planologi di Universitas 45 Makassar pada 1994, kemudian melanjutkan studi Magister Perencanaan Kota dan Daerah (MPKD) di Universitas Gadjah Mada Yogyakarta dan lulus pada 2004.
Karier birokrasinya dimulai sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Bappeda Provinsi Sulawesi Tenggara pada 1998. Sejak saat itu, Johannes Robert meniti karier dari berbagai jabatan teknis dan struktural, mulai dari Kasubbid Pemerintahan, Parsenibud dan Agama, Kasubbid Permukiman, hingga Kepala Bidang Sosial Budaya.
Berkat pengalaman dan kompetensinya, ia kemudian dipercaya menjabat Sekretaris Bappeda Sultra sebelum akhirnya menduduki posisi Kepala Bappeda Sultra pada 2020.
Baca Juga: Profil Andrian, Sepak Terjang di Birokrasi hingga Pimpin Kesbangpol Sulawesi Tenggara
Selama perjalanan kariernya, Johannes Robert aktif meningkatkan kapasitas diri melalui berbagai pendidikan dan pelatihan kepemimpinan, termasuk Diklatpim Tingkat III serta Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II.
Ia juga mengikuti berbagai pelatihan teknis di bidang perencanaan pembangunan, ekonomi regional, pemberdayaan masyarakat, hingga pengelolaan sumber daya air dan sanitasi.
Pengalaman internasional turut memperkaya wawasannya. Johannes Robert pernah mengikuti program pengembangan dan kunjungan kerja di Jepang, Belanda, Australia, Amerika Serikat, dan Jerman yang berfokus pada pengembangan ekonomi daerah, manajemen pembangunan, serta inovasi tata kelola pemerintahan.
Dedikasinya sebagai aparatur sipil negara mendapat pengakuan melalui penghargaan Satyalancana Karya Satya X Tahun pada 2011 dan Satyalancana Karya Satya XX Tahun pada 2025 yang diberikan oleh Presiden Republik Indonesia.
Penghargaan tersebut menjadi bukti atas konsistensinya dalam mengabdi dan berkontribusi bagi pembangunan daerah.
Kini, sebagai Kepala BRIDA Sultra, Johannes Robert mengemban tanggung jawab dalam mendorong penguatan riset, pengembangan inovasi daerah, serta pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk mendukung percepatan pembangunan dan peningkatan daya saing Sulawesi Tenggara. (C)
Penulis: Erni Yanti
Editor: Kardin
* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS