Profil Prof Ruslin: Calon Rektor UHO Dorong Kampus Tak Lagi Bergantung UKT Lewat Riset Bertaraf Global
Ahmad Jaelani, telisik indonesia
Rabu, 10 Juni 2026
0 dilihat
Prof Ruslin memperkenalkan kopi RD di hadapan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman (kiri) saat kuliah umum di UHO. Foto: Ist.
" Persaingan perguruan tinggi yang semakin ketat, Prof Ruslin menawarkan arah baru bagi UHO melalui hilirisasi riset, internasionalisasi kampus, dan penguatan sumber pendapatan non-UKT "

KENDARI, TELISIK.ID - Persaingan perguruan tinggi yang semakin ketat, Prof Ruslin menawarkan arah baru bagi UHO melalui hilirisasi riset, internasionalisasi kampus, dan penguatan sumber pendapatan non-UKT.
Lorong-lorong akademik di Universitas Halu Oleo (UHO) terus bergerak mengikuti tuntutan zaman. Di tengah kebutuhan perguruan tinggi untuk memperkuat daya saing global sekaligus menjaga kemandirian institusi, muncul sejumlah gagasan yang menawarkan arah baru bagi masa depan kampus.
Salah satu gagasan itu datang dari Prof. Dr. Ruslin, Dekan Fakultas Farmasi UHO yang kini maju sebagai bakal calon Rektor UHO periode 2026-2030.
Nama Prof Ruslin bukan sosok baru di lingkungan UHO. Akademisi kelahiran Muna, 31 Desember 1974 tersebut telah menghabiskan sebagian besar perjalanan hidupnya di kampus hijau itu.
Dari mahasiswa, dosen, peneliti, hingga dipercaya memimpin Fakultas Farmasi, seluruh tahapan karier akademiknya berkembang di lingkungan Universitas Halu Oleo.
Dalam kontestasi Pemilihan Rektor (Pilrek) UHO 2026-2030, Prof Ruslin mengusung tagline “UHO Berkarya Wujudkan Kemandirian Indonesia” dengan visi “Mewujudkan Karya Transformatif untuk Daya Saing Global”.
Visi tersebut menempatkan riset, inovasi, dan hilirisasi sebagai instrumen utama dalam membangun kemandirian perguruan tinggi.
Baca Juga: Gunartin Jemput Keluhan Warga Puuwatu Kendari, Drainase hingga Jalan Lingkungan Masuk Daftar Perjuangan
Perjalanan Akademik dan Kepakaran Farmasi
Perjalanan pendidikan Prof Ruslin dimulai dari Program Studi Pendidikan Kimia Universitas Halu Oleo yang diselesaikannya pada tahun 2000. Setelah itu, ia melanjutkan pendidikan magister di Jurusan Kimia Universitas Padjadjaran Bandung pada bidang Kimia Analitik dan meraih gelar pada tahun 2004.
Karier akademiknya terus berkembang hingga menempuh pendidikan doktoral di Sekolah Farmasi Institut Teknologi Bandung pada bidang Analisis Farmasi dan Kimia Medisinal. Gelar doktor diraih pada tahun 2015 dan menjadi salah satu fondasi pengembangan riset yang ditekuninya hingga saat ini.
Atas kontribusinya di bidang pendidikan dan penelitian, Prof Ruslin dikukuhkan sebagai Guru Besar pada tahun 2022. Fokus penelitiannya banyak berkaitan dengan rekayasa senyawa aktif untuk terapi disfungsi ereksi serta pengembangan produk berbasis hasil penelitian farmasi.
Dari penelitian tersebut lahir sejumlah produk hilirisasi yang telah dikenal masyarakat, antara lain Kopi RD yang populer dengan sebutan “Kopinya Lelaki” dan Coklat RD yang dipasarkan sebagai “Coklatnya Wanita”.
Rekam Jejak Riset dan Pengakuan Internasional
Di bidang publikasi ilmiah, Prof Ruslin tercatat memiliki 42 dokumen jurnal internasional. Ia juga memiliki H-index Scopus 11 dan H-index Google Scholar 15 yang menunjukkan produktivitas serta dampak akademiknya dalam dunia penelitian.
Sejumlah penghargaan akademik turut diraihnya. Pada tahun 2023 ia menjadi penerima program World Class Professor. Setahun kemudian, ia memperoleh penghargaan Pegawai Berprestasi UHO 2024. Pada tahun 2026, ia kembali mendapatkan hibah penelitian melalui Skema Riset Konsorsium Unggulan Berdampak.
Aktivitas akademiknya juga menjangkau berbagai negara. Pada tahun 2025, ia terlibat dalam penelitian kolaboratif antara Fakultas Farmasi UHO dan UiTM Malaysia. Tahun 2024, ia menjadi external examiner program doktor di Thammasat University Thailand sekaligus memenuhi undangan kerja sama dari UiTM Malaysia.
Sebelumnya, Prof Ruslin pernah menjadi guest lecturer di Thammasat University Thailand pada 2023. Ia juga menghadiri konferensi pengembangan obat di Amerika Serikat pada 2015, mengikuti forum pendidikan internasional NAFSA di Amerika Serikat pada 2014, serta menjadi pemakalah seminar internasional Computer Aided Drug Design di Turki pada 2012.
Kepemimpinan di Fakultas Farmasi
Selama memimpin Fakultas Farmasi UHO, Prof Ruslin menitikberatkan perhatian pada peningkatan mutu pendidikan berbasis standar nasional dan internasional. Hasilnya, seluruh program studi di fakultas tersebut berhasil meraih akreditasi unggul.
Menurutnya, pencapaian tersebut harus diikuti dengan perubahan budaya kerja yang sejalan dengan standar kualitas institusi.
“Akreditasi unggul harus berjalan seiring dengan budaya kerja unggul. Jangan sampai institusinya sudah unggul, tetapi pola kerja masih konvensional,” ujar Ruslin dalam keterangannya, Rabu (10/6/2026).
Untuk mendukung target tersebut, Fakultas Farmasi secara rutin menggelar pelatihan bagi dosen dan tenaga kependidikan. Program tersebut mencakup penguatan profesionalisme, penguasaan teknologi, peningkatan kemampuan bahasa asing, serta pengembangan metode pembelajaran yang lebih adaptif.
Pada tahun 2026, Fakultas Farmasi UHO tercatat memiliki tiga program studi dan seluruhnya telah memperoleh akreditasi unggul. Capaian tersebut menjadikan Fakultas Farmasi sebagai satu-satunya fakultas di UHO yang seluruh program studinya meraih akreditasi unggul melalui asesmen LAM-PTKes.
Hilirisasi Riset dan Kemandirian Kampus
Salah satu gagasan yang menjadi perhatian dalam visi Prof Ruslin adalah penguatan hilirisasi hasil penelitian. Menurutnya, riset perguruan tinggi tidak cukup berhenti pada publikasi ilmiah, melainkan harus mampu menghasilkan manfaat ekonomi dan sosial yang dirasakan masyarakat.
Produk Kopi RD menjadi salah satu contoh implementasi gagasan tersebut. Produk hasil penelitian itu telah dipasarkan hingga Jayapura, Kalimantan, dan Malaysia. Selain itu, Fakultas Farmasi juga sedang menyiapkan pengembangan produk cokelat berbasis hasil penelitian melalui kerja sama dengan perusahaan mitra.
Ke depan, Fakultas Farmasi berencana membangun inkubasi bisnis penelitian yang memungkinkan hasil riset dosen berkembang menjadi produk bernilai ekonomi. Program tersebut diproyeksikan menjadi salah satu sumber pendapatan alternatif perguruan tinggi di luar Uang Kuliah Tunggal (UKT).
Menurut Prof Ruslin, perguruan tinggi perlu mengambil peran aktif dalam mendukung proses hilirisasi penelitian melalui dukungan anggaran, pemetaan riset potensial, hingga promosi produk kepada masyarakat.
Baca Juga: Porseni SMKN 4 Kendari Jadi Ajang Pengembangan Bakat dan Pererat Silaturahmi Antarsiswa
Maju dalam Pilrek UHO 2026
Prof Ruslin resmi menyerahkan berkas administrasi sebagai bakal calon Rektor UHO periode 2026-2030 di Sekretariat Panitia Pemilihan Rektor UHO, Gedung Rektorat lantai 4, pada 18 Mei 2026. Ia menjadi pendaftar pertama dalam tahapan Pilrek yang dibuka sejak 12 Mei 2026.
Didampingi sivitas akademika dan para pendukungnya, Prof Ruslin menyebut keputusannya kembali maju dalam kontestasi Pilrek sebagai bentuk pengabdian terhadap kampus yang telah menjadi bagian penting dalam perjalanan hidupnya selama lebih dari tiga dekade.
“Saya ingin membaktikan tenaga, pikiran, dan hidup saya untuk menjadikan universitas ini semakin dibanggakan oleh sivitas akademika, masyarakat Sulawesi Tenggara, dan Indonesia secara umum,” ujarnya usai menyerahkan berkas pendaftaran.
Ia mengaku memiliki keterikatan emosional yang kuat dengan UHO karena telah menjadi bagian dari lingkungan kampus tersebut sejak tahun 1994. Pengalaman selama 32 tahun di dunia akademik dinilainya menjadi modal untuk membawa UHO semakin kompetitif di tingkat nasional maupun internasional.
Meski pernah mengikuti kontestasi serupa pada periode sebelumnya, Prof Ruslin menegaskan dirinya memilih fokus menghadapi proses Pilrek saat ini dengan persiapan yang lebih matang.
“Saya lebih siap dari kemarin karena semua telah dipersiapkan lebih matang,” katanya.
Di tengah proses pemilihan yang mulai berjalan, ia juga mengajak seluruh sivitas akademika menjaga suasana kampus tetap kondusif agar tahapan Pilrek berlangsung sehat dan bermartabat.
“Sebagai manusia kita hanya bisa merencanakan, sedangkan hasil akhirnya tetap menjadi kehendak Tuhan,” tutupnya.
Pilrek UHO 2026-2030 diikuti 11 bakal calon rektor. Setelah tahapan verifikasi administrasi selesai, proses akan berlanjut pada penjaringan, penyampaian visi dan misi, pemilihan oleh Senat UHO, hingga penetapan rektor definitif yang akan memimpin Universitas Halu Oleo untuk lima tahun mendatang. (C)
Penulis: Ahmad Jaelani
* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS