Kolaborasi Unhas dan Dinas SDABK Bone Buka Babak Baru Pengelolaan Irigasi Pertanian
Ahmad Jaelani, telisik indonesia
Jumat, 31 Juli 2026
0 dilihat
Unhas dan Pemkab Bone resmi berkolaborasi mengembangkan irigasi berkelanjutan guna meningkatkan produktivitas pertanian. Foto: Ist.
" Universitas Hasanuddin (Unhas) dan Dinas SDABK Bone resmi menjalin kerja sama pengembangan irigasi berkelanjutan guna memperkuat tata kelola air serta meningkatkan produktivitas pertanian daerah "

BONE, TELISIK.ID - Universitas Hasanuddin (Unhas) dan Dinas SDABK Bone resmi menjalin kerja sama pengembangan irigasi berkelanjutan guna memperkuat tata kelola air serta meningkatkan produktivitas pertanian daerah.
Unit Kegiatan Mahasiswa Keilmuan dan Penalaran Ilmiah (UKM KPI) Universitas Hasanuddin bersama Dinas Sumber Daya Air dan Bina Konstruksi (SDABK) Kabupaten Bone resmi menandatangani Letter of Agreement (LoA) sebagai dasar pelaksanaan kerja sama pengembangan sistem irigasi berkelanjutan. Penandatanganan berlangsung di Hotel Novena, Watampone, Kamis, 30 Juli 2026.
LoA ditandatangani Kepala Dinas SDABK Kabupaten Bone, Kasdar, ST., M.Si., bersama Ketua Umum UKM KPI Universitas Hasanuddin, Aydil Fitra Mulya.
Kesepakatan tersebut menjadi tindak lanjut pelaksanaan program Mannennungeng: Smart Hydro Loop yang dijalankan Tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) UKM KPI Unhas di Desa Kajaolaliddong, Kabupaten Bone.
Kerja sama itu merupakan implementasi dari Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) antara Pemerintah Kabupaten Bone dan Universitas Hasanuddin yang telah ditandatangani pada 20 Oktober 2025.
Baca Juga: Ratusan Siswa Baru Sekolah Rakyat Resmi Tempati Gedung Baru
Melalui LoA tersebut, kedua pihak sepakat memperkuat pengelolaan irigasi, meningkatkan efisiensi pemanfaatan air, mengembangkan kapasitas kelembagaan Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A/GP3A), serta mendampingi penerapan inovasi pada sektor irigasi pertanian.
"Kami berharap kerja sama ini dapat mendukung peningkatan kualitas pengelolaan jaringan irigasi, khususnya dalam mendorong efisiensi penggunaan air dan peningkatan produktivitas pertanian di Kabupaten Bone," kata, Kepala Dinas SDABK Kabupaten Bone dalam keterangan tertulis, Jumat (31/7/2026).
Menurut Kasdar, kolaborasi dengan perguruan tinggi menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam membangun tata kelola sumber daya air yang lebih efektif dan berkelanjutan. Sinergi tersebut diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi petani sekaligus memperkuat sektor pertanian di Kabupaten Bone.
Sebagai tindak lanjut dari kesepakatan tersebut, Dinas SDABK Kabupaten Bone akan memberikan dukungan berupa pendampingan teknis, supervisi pelaksanaan program, penguatan tata kelola irigasi, serta koordinasi dengan petugas teknis dan kelembagaan P3A/GP3A. Langkah itu dilakukan untuk mendukung implementasi program secara optimal di lapangan.
"Kami memaparkan hasil identifikasi lapangan, potensi efisiensi penggunaan air, hingga rencana implementasi teknologi yang dikembangkan. Kesamaan arah pengembangan antara kedua pihak menjadi dasar terbangunnya kerja sama ini. Kami berharap hasil kolaborasi tersebut dapat memperluas penerapan inovasi dalam mendukung pengelolaan irigasi yang lebih efektif," ujar Ketua Tim PPK Ormawa UKM KPI Unhas 2026, Fadel Muhammad S.
Fadel menjelaskan, proses penyusunan program dilakukan melalui koordinasi bersama pemerintah daerah sehingga kebutuhan di lapangan dapat diakomodasi dalam perencanaan kegiatan.
Pendekatan tersebut diharapkan mampu menghasilkan inovasi yang relevan dengan kondisi pengelolaan irigasi di Kabupaten Bone.
Program Mannennungeng: Smart Hydro Loop juga dirancang untuk mendorong efisiensi penggunaan air melalui penerapan teknologi yang dapat mendukung sistem irigasi pertanian.
Selain menghadirkan inovasi, program tersebut turut memperkuat kapasitas kelembagaan petani agar pengelolaan jaringan irigasi dapat berjalan secara berkelanjutan.
Baca Juga: Ubah Limbah Styrofoam jadi Cool Roof, Siswa MAN 1 Kendari Sabet Medali Perunggu di UNY
"Sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah memungkinkan hasil inovasi dapat diterapkan secara langsung sesuai kebutuhan masyarakat. Kolaborasi ini diharapkan memberikan manfaat jangka panjang bagi penguatan sektor pertanian dan pengelolaan sumber daya air," ujar dosen pendamping Tim PPK Ormawa UKM KPI Unhas, Muh. Adnan Kasogi, S.Sos., M.Si.
Adnan mengatakan kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah menjadi faktor penting dalam menjaga keberlanjutan program pemberdayaan masyarakat.
Menurutnya, hasil penelitian dan inovasi akan memberikan manfaat lebih luas apabila diterapkan melalui kerja sama yang berkesinambungan dengan pemerintah daerah dan masyarakat.
Penandatanganan LoA tersebut sekaligus memperkuat kemitraan antara Universitas Hasanuddin dan Pemerintah Kabupaten Bone dalam pengembangan inovasi pengelolaan irigasi.
Melalui kerja sama itu, kedua pihak berkomitmen mendukung peningkatan tata kelola sumber daya air sekaligus memperkuat pembangunan sektor pertanian yang berkelanjutan di Kabupaten Bone. (D-Adv)
Penulis: Ahmad Jaelani
* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS