Kendaraan Padat Merayap di Pelabuhan Tampo, Kapolsek Imbau Tak Pakai Calo

Putri Wulandari

Reporter Muna Barat

Selasa, 25 April 2023  /  4:21 pm

Situasi pelabuhan penyeberangan feri Tampo dipadati kendaraan calon penumpang. Foto: Putri Wulandari/Telisik

MUNA, TELISIK.ID - Masa cuti telah berakhir. Penumpang kembali memadati pelabuhan penyeberangan feri Tampo. Pemudik yang akan kembali ke perantauan diimbau untuk tidak menggunakan jasa calo di pelabuhan.

Terpantau, antrean panjang para penumpang, baik pengguna kendaraan roda dua maupun roda empat tampak aman dan tertib, walaupun ada sedikit kekacauan saat antre tiket di loket, namun hal itu cepat teratasi.

Kapolsek Tampo, Iptu Fajar mengatakan, para penumpang mulai memadati pelabuhan sejak 24 April 2023 bahkan ada beberapa penumpang yang menginap di pelabuhan.

"Dari kemarin lonjakan penumpang sangat luar biasa," ungkap Iptu Fajar, Selasa (25/4/2023).

Ia mengatakan, kendaraan roda dua saat ini masih dapat terurai atau tidak terlalu padat, sebab sesuai jadwal, pada pukul 19.00 para pengendara roda dua telah menyeberang.

Baca Juga: H-3 Idul Fitri Pelabuhan Tobaku Kolaka Utara Dipadati Kendaraan Roda Empat

Saat ini hanya kendaraan roda empat yang memadati pelabuhan sebab telah mengantre sejak malam hari.

Agar situasi kondusif, dia mengimbau penumpang mengantre lebih awal dan menjaga barang bawaannya. Jangan sampai karena terburu-buru, sampai lupa dengan barangnya.

Sementara itu, salah satu para penumpang, Johannes mengaku telah mengantre sejak malam hari untuk menghindari padatnya kendaraan jelang keberangkatan kapal.

Baca Juga: Urai Antrean Kendaraan di Pelabuhan Tobaku Kolaka Utara KMP New Rose Berlakukan Ekstra Trip

"Saya mengantre memang dari semalam karena jangan sampai mobilku tidak lolos, terlebih besok sudah masuk kerja," ungkap Johannes.

Penumpang lainnya, Putri Andriani telah mengantre sejak pagi hari, namun ia belum lolos pada penyeberangan awal.

"Mengantre memang jangan sampai tidak bisa lolos hari ini, karena besok masuk kuliah," ungkap Putri Andriani. (A)

Penulis: Putri Wulandari

Editor: Haerani Hambali

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS