Ketua Umum MUI Terpilih Tekankan Perlunya Kerjasama Ormas Islam

Marwan Azis

Reporter Jakarta

Jumat, 27 November 2020  /  10:22 pm

Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) terpilih masa bakti 2020-2025, KH Miftachul Akhyar. Foto: Ist.

JAKARTA, TELISIK.ID - Ketua Umum terpilih Majelis Ulama Indonesia (MUI) periode 2020-2025, KH Miftachul Akhyar, menekankan perlunya kerjasama ormas-ormas Islam.

Hal tersebut disampaikan KH Miftachul saat menyampaikan pidato perdananya saat penutupan Munas X MUI.

Ia mengatakan, misi berdakwah yang akan dia emban selama lima tahun ke depan bukanlah hal mudah.

Menurutnya, tugas baru yang harus dia pikul merupakan amanah yang sangat berat.  

“Saya ini yang lebih terbebani daripada yang lain, karena saat ini bukan hanya anak bangsa, tetapi  dunia juga menanti kiprah dan apa yang akan kita suguhkan kepada mereka,” ujarnya dalam arena Munas X MUI, di Jakarta, Jumat (27/11/2020).  

Kiyai Miftach, begitu akrab disapa, juga memaparkan konsep berdakwah yang akan dia lakoni selama masa kepemimpinannya nanti.

Dimana, pihaknya akan membawa arus dakwah Islam menjadi lebih berwarna dengan menyongsong nilai kedamaian agama Islam sebagai ciri khas cara berdakwahnya tanpa ada sistem provokasi yang justru bisa memecah belah umat Muslim, terutama di Indonesia.  

Baca juga: Gerbong PA 212 Tak Masuk Kepengurusan, PAN: MUI Bukan Milik Segolongan Orang

“Dakwah itu mengajak bukan mengejek, merangkul bukan memukul, menyayangi bukan menyaingi, mendidik bukan membidik, membina bukan menghina, mencari solusi bukan mencari simpati, membela bukan mencela,” paparnya.

Dia memahami bahwa Indonesia sangat erat kaitannya dengan keberagaman bangsa dan organisasi keagamaan di dalamnya.

Sehingga, Ia memandang menjadi perlu untuk adanya kerjasama dengan setiap ormas-ormas keislaman.

Menurut dia, mengemban tugas berdakwah bersama dengan menyatukan visi dan misi dari setiap ormas-ormas Islam yang ada dan saling mempererat tali silaturahim dalam rangka memberikan kemajuan untuk masyarakat Muslim di Nusantara.

“Tugas berat ini, tidak bisa ditangung sendiri, tetapi kebersamaan. Mari tetap jaga silaturahim, bagaimana Indonesia yang merupakan negara terbesar penduduk Muslimnya, bukan besar jumlahnya, tapi pikiran, produk-produknya, dinantikan umat dan bangsa di seluruh dunia,” kata dia.

Munas X MUI resmi ditutup Jumat (27/11/2020). Wakil Presiden RI yang juga Ketua Dewan Pertimbangan MUI, Prof KH Ma’ruf Amin, menutup secara resmi perhelatan lima tahunan ini.

Selain menetapkan kepengurusan baru periode 2020-2025, MUI mengeluarkan rekomendasi eksternal dalam dan luar negeri. Rekomendasi itu tertuang dalam Taujihat Jakarta merespons berbagai persoalan yang tengah terjadi. (C)

Reporter: Marwan Azis

Editor: Fitrah Nugraha

TOPICS