Hasil Kongres XXII IAI Tak Berhenti di Medan, Harmawati Siap Bawa Dampaknya ke Sulawesi Tenggara
Ana Pratiwi, telisik indonesia
Jumat, 07 Agustus 2026
0 dilihat
Anggota DPRD Sulawesi Tenggara, apt. Dra. Hj. Harmawati (kiri) bersama Ketua Umum PP IAI, Lilik Yusuf Indrajaya, S.E, S.Si, MBA, FACP (kanan) berfoto bersama usai Kongres XXII IAI 2026. Foto: Ist.
" Anggota Komisi IV DPRD Sulawesi Tenggara, Apt. Harmawati, menegaskan komitmennya mengawal hasil Kongres XXII IAI untuk memperkuat sinergi kebijakan kesehatan daerah "

MEDAN, TELISIK.ID - Anggota Komisi IV DPRD Sulawesi Tenggara, Apt. Harmawati, menegaskan komitmennya mengawal hasil Kongres XXII IAI untuk memperkuat sinergi kebijakan kesehatan daerah.
Tokoh apoteker senior sekaligus Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara, Apt. Dra. Hj. Harmawati, menegaskan komitmennya mengawal hasil rumusan Kongres XXII dan Pertemuan Ilmiah Tahunan (PIT) Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) sebagai bagian dari upaya memperkuat kebijakan kesehatan di Sulawesi Tenggara.
Kongres XXII IAI yang berlangsung di Medan pada 2026 mengangkat tema "IAI Rumah Besar Profesi Kefarmasian: Pilar Asta Cita untuk Kesehatan Rakyat yang Berkeadilan". Sementara itu, Pertemuan Ilmiah Tahunan mengusung tema "One Health, One Pharmacy, Synergy for National Resilience", yang menitikberatkan pada kolaborasi lintas sektor dalam memperkuat sistem kesehatan nasional.
Forum tersebut merupakan musyawarah tertinggi organisasi profesi kefarmasian di Indonesia. Dalam kongres itu, peserta menetapkan apt. Lilik Yusuf Indrajaya, SE., S.Si., MBA., FACP sebagai Ketua Umum Pengurus Pusat IAI periode 2026–2030.
Baca Juga: Imigrasi Sultra Salurkan Bantuan untuk Warga TPA Puuwatu Lewat Program Ikeni Berkah
Selain menetapkan ketua umum, kongres juga memilih Prof. Dr. apt. Alam Gemini, M.Si. sebagai Ketua Dewan Kode Etik IAI serta apt. Drs. Muh. Yamin, M.Farm. sebagai Ketua Dewan Pengawas IAI untuk masa bakti yang sama.
Harmawati menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada jajaran kepengurusan baru IAI. Menurutnya, kepemimpinan yang baru diharapkan mampu memperkuat organisasi profesi sekaligus meningkatkan kontribusi apoteker dalam pembangunan kesehatan nasional.
"Selamat dan sukses kepada apt. Lilik Yusuf Indrajaya beserta seluruh jajaran pimpinan terpilih. Amanah ini adalah wujud kepercayaan besar sejawat se-Indonesia untuk membawa profesi kefarmasian semakin maju," ujar Harmawati dalam keterangannya, Jumat (7/8/2026).
Mantan Ketua Pengurus Daerah IAI Sulawesi Tenggara tersebut juga menyambut arahanu Kepala BPOM RI, Prof. Dr. Taruna Ikrar, yang dalam sambutannya menekankan pentingnya peran strategis apoteker dalam mendukung ketahanan kesehatan nasional melalui pendekatan One Health.
Menurut Harmawati, konsep tersebut menempatkan profesi apoteker sebagai bagian penting dalam sistem kesehatan, mulai dari kegiatan riset, produksi, distribusi, pengawasan, hingga mendorong penggunaan obat yang rasional di tengah masyarakat.
Baca Juga: Profil Kabiba: Wanita dari Desa Pesisir Buton Utara Bergelar Doktor
Ia menilai penguatan peran apoteker menjadi salah satu langkah yang dapat mendukung pelayanan kesehatan yang lebih berkualitas dan merata. Karena itu, hasil-hasil yang dirumuskan dalam Kongres XXII IAI dinilai perlu diimplementasikan secara berkelanjutan hingga ke tingkat daerah.
Sebagai anggota Komisi IV DPRD Sulawesi Tenggara yang membidangi sektor kesehatan, Harmawati menegaskan kesiapan membuka ruang kolaborasi dengan Pengurus Daerah IAI Sulawesi Tenggara agar berbagai rekomendasi kongres dapat diselaraskan dengan program pembangunan kesehatan di daerah.
Menurutnya, sinergi antara organisasi profesi dan pemerintah daerah diperlukan agar kebijakan yang disusun mampu menjawab kebutuhan pelayanan kefarmasian sekaligus meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat.
"Kehadiran wakil rakyat berlatar belakang nakes adalah membawa suara kemanusiaan dan profesi. Kami di DPRD Sultra akan mengawal hasil kongres ini melalui penguatan sarana kefarmasian puskesmas, edukasi obat rasional, hingga pencegahan narkoba demi Sultra yang aman, sehat, sejahtera, dan religius," pungkas Harmawati.
Penulis: Ana Pratiwi
Editor: Ahmad Jaelani
* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS