Kisah Mualaf Ketahuan Keluarga hingga Dimasukkan ke Kandang Babi

Wa Ode Sunaimi Rahman

Reporter

Jumat, 04 November 2022  /  3:45 pm

Desima Christina dimasukkan keluarganya ke dalam kandang babi setelah ketahuan menjadi mualaf. Foto: Repro Pintu Hidayah

JAKARTA, TELISIK.ID – Perempuan asal Batak Toba, Sumatra Utara, Desima Christina menjadi mualaf saat dirinya berusia 15 tahun ketika ia masih di bangku SMP. Diketahui, agama yang dianut sebelumnya adalah Kristen Protestan.

Terlahir dari keluarga non Muslim, Desima termasuk seorang yang taat pada agamanya. Sejak kecil ia mengenyam pendidikan di sekolah non muslim di Bekasi. Namun keyakinannya mulai goyah ketika ia berada di Sekolah Menengah Pertama ( SMP).

Dikutip dari muslim.okezone.com, Desima mulai tertarik dengan agama Islam saat di bangku SMP ketika memiliki banyak teman yang menganut agama Islam. Bagi Desima, orang Islam itu baik. Mereka memperlakukan Desima dengan sangat baik.

"Teman saya baik, bahkan walaupun di-bully mereka tetap berbuat baik pada kami, dari situ saya mulai penasaran dengan orang Islam," ucap Desima.

Dalam waktu yang cukup singkat, ia pun mantap mengucapkan dua kalimat syahadat tanpa sepengetahuan kedua orang tua dan keluarganya. Alasan tidak memberitahu orang tuanya tidak lain karena takut diusir.

Baca Juga: Kisah Gadis Inggris Mualaf Usai Beberapa Kali Baca Al-Qur'an

Ketika Desima duduk di bangku SMA, ia ketahuan mualaf oleh sang adik. Sang adik mengadu ke orang tuanya hingga sang ayah marah dan langsung menampar Desima. Sejak mualaf, ia juga ketahuan tidak pernah memakan daging babi.

"Ketika bapak dengar, saya langsung ditampar, dilempar babi ke piring saya disuruh makan," ucapnya.

Sejak saat itu Desima dipulangkan ke Medan di rumah keluarga dengan cara menyeberang laut. Di sana, dengan teganya sang nenek dan tantenya memasukkan Desima ke dalam kandang babi dengan tujuan agar setan-setan yang ada dalam tubuhnya keluar.

Baca Juga: Kisah Gadis China Mualaf di Jepang Mantapkan Diri hingga Bercadar

"Katanya biar setannya keluar. Saya dimasukkan ke kandang babi, babinya itu kecil-kecil," ucapnya.

Singkat cerita, di kanal YouTube Kisah Hijrahku, Desima kembali ke Jakarta dan kuliah di salah satu universitas muslim. Di sana ia memutuskan untuk bersyahadat kembali disaksikan oleh banyak orang dan dipandu oleh K.H Abdul Gymnastiar atau sering disapa Aa Gym.

"Saya gemetar sambil berdoa, ya Allah tolong jaga Islam saya, biarkanlah saya mati dalam keadaan Islam," ucapnya. (C)

Penulis: Wa Ode Sunaimi Rahman

Editor: Haerani Hambali