Kisah Mualaf Robert Bauer Eks Pemain Timnas Jerman yang Menemukan Kedamaian dalam Islam
Content Creator
Rabu, 19 Agustus 2026 / 6:35 am
Robert Bauer, mantan pemain tim nasional Jerman yang pernah meraih medali perak Olimpiade 2016 menemukan kedamaian setelah memeluk Islam. Foto: Repro Instagram @thebauer6
JAKARTA, TELISIK.ID - Robert Bauer, mantan pemain tim nasional Jerman yang pernah meraih medali perak Olimpiade 2016, menjadi sorotan setelah mengumumkan keputusan memeluk Islam pada September 2023.
Bek kelahiran 9 April 1995 di Pforzheim, Jerman, ini membagikan perjalanan spiritualnya secara terbuka melalui akun Instagram resminya.
Bauer, yang juga memiliki darah Kazakhstan dari orang tua keturunan Jerman-Rusia yang beragama Kristen, mengakui bahwa pintu masuknya ke Islam adalah melalui istri dan keluarga istrinya.
Ia bertemu sang istri di Dubai. Istrinya lahir sebagai Muslimah di Tanzania dari ayah Tanzania dan ibu Turki-Iran, serta dibesarkan di Dubai.
“Untuk semua orang yang mengirim pesan kepada saya hari ini. Saya datang ke Islam melalui istri saya dan keluarganya. Sudah bertahun-tahun, dan saya berterima kasih kepada kalian semua yang membantu serta mendorong saya dalam perjalanan ini,” tulis Bauer dilansir dari aboutislam.net, Selasa (18/8/2026).
Baca Juga: Big Frank, Influencer Penuh Tato asal Inggris Putuskan Mualaf
Bauer menjelaskan bahwa ia sudah mengucapkan syahadat beberapa tahun sebelumnya saat menikah. Namun, pada saat itu pemahamannya tentang Islam masih terbatas. Seiring waktu ia terus belajar.
Saat bergabung dengan klub Al-Tai di Liga Profesional Arab Saudi pada 2023, ia merasa kehangatan Islam lebih kuat.
Ia lalu mengucapkan syahadat kembali, mulai membaca Al-Quran, dan berusaha menerapkan ajaran Islam secara lebih konsisten.
Dalam wawancara kemudian, Bauer menyatakan bahwa agama kini memainkan peran sangat besar dalam hidupnya.
Di Arab Saudi, segala sesuatu disesuaikan dengan waktu salat, termasuk jadwal latihan, makanan halal, dan ia rutin ke masjid pada hari Jumat. Ia juga sempat merencanakan perjalanan ke Mekah bersama istri.
Sebelum menjadi mualaf, Bauer sudah memiliki karier sepak bola yang solid. Ia memulai di akademi Karlsruher SC, lalu bersinar di FC Ingolstadt, Werder Bremen, dan 1.FC Nurnberg.
Setelah itu ia merantau ke Arsenal Tula dan Sint-Truiden, sebelum ke Arab Saudi. Pada 2026 ia memperkuat klub Irak Mosul SC, dilansir dari viva.co.id, Selasa (18/8/2026).
Baca Juga: Perjalanan Mualaf Lil Durk: Dari Kerasnya Kehidupan Jalanan Chicago Menuju Islam
Di level internasional, Bauer membela Jerman U-20 di Piala Dunia U-20 2015 di Selandia Baru dan menjadi bagian skuad Olimpiade 2016 yang meraih medali perak. Ia sempat menolak undangan timnas senior Kazakhstan demi peluang di Jerman.
Kisah Bauer mendapat banyak dukungan dari warganet, terutama dari kalangan Muslim.
Perjalanan Bauer menjadi contoh bagaimana pernikahan, lingkungan, dan pengalaman hidup dapat membawa seseorang menemukan keyakinan baru.
Dari lapangan hijau Bundesliga hingga salat di tanah Arab, mantan pemain Timnas Jerman ini kini menjalani hidup dengan fokus pada iman dan keluarganya. (C)
Penulis: Merdiyanto
Editor: Kardin
* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS