Perjalanan Mualaf Lil Durk: Dari Kerasnya Kehidupan Jalanan Chicago Menuju Islam

Merdiyanto , telisik indonesia
Rabu, 05 Agustus 2026
0 dilihat
Perjalanan Mualaf Lil Durk: Dari Kerasnya Kehidupan Jalanan Chicago Menuju Islam
Lil Durk dikenal sebagai salah satu pionir dan bintang komersial terbesar genre drill rap yang memilih menjadi mualaf. Foto: Repro Hidayatullah

" Lil Durk dan kakaknya mengunjungi ayah mereka di penjara federal. Di ruang kunjungan, Big Durk memimpin kedua putranya mengucapkan syahadat "

CHICAGO, TELISIK.ID - Lil Durk, nama panggung Durk Devontay Banks, lahir 19 Oktober 1992 di Chicago, Illinois, dikenal sebagai salah satu pionir dan bintang komersial terbesar genre drill rap.

Di balik lirik-lirik yang sering menggambarkan kekerasan, kehilangan, dan kehidupan keras di South Side Chicago, tersimpan kisah spiritual yang menarik.

Latar Belakang dan Awal Pencarian

Sejak kecil, Lil Durk dibesarkan di lingkungan Kristen dan rutin pergi ke gereja. Ayahnya, Dontay Banks atau biasa dikenal Big Durk, saat itu masih di penjara.

Di balik tembok penjara, Big Durk memeluk Islam, bahkan menjadi imam di sana. Perjalanan spiritual ayahnya kelak menjadi pengaruh besar.

Lil Durk sendiri mengaku sejak kecil sudah meragukan keyakinan Kristen. Dalam wawancara VladTV tahun 2018, ia mengatakan, “Saya tidak pernah benar-benar percaya kepada Yesus.” Ia merasa bingung melihat gambar Yesus di gereja dan mulai bertanya-tanya, seperti dikutip dari hidayatullah.com, Rabu (5/8/2026).

Saat dewasa, ia mulai berdiskusi intens dengan ayahnya melalui telepon dan kunjungan. Ia juga bertukar pikiran dengan teman-teman Muslim, termasuk sesama rapper Ralo. Pengaruh tersebut membuatnya memutuskan untuk memeluk Islam.

Baca Juga: Sempat Bingung Soal Wujud Tuhan, Gadis Cantik asal Jogja Ini Mantap Jadi Mualaf

Momen Bersyahadat

Sekitar tahun 2018, Lil Durk dan kakaknya mengunjungi ayah mereka di penjara federal. Di ruang kunjungan, Big Durk memimpin kedua putranya mengucapkan syahadat.

Lil Durk kemudian mendapat nama Muslim Mustafa Abdul Malik, biasa disebut Mustafa Abdel Malek atau Mustafa Abdul Malak.

Dalam wawancara yang sama, ia menegaskan bahwa ia bukan dilahirkan Muslim, melainkan masuk Islam di kemudian hari. Ia juga mengaku masih terus belajar.

Islam dalam Musik dan Kehidupan Publik

Lil Durk mulai secara terbuka menyinggung keyakinannya dalam lagu. Pada 2020, di “Viral Moment”, ia berujar, “I changed my life, I’m Muslim.” Referensi Islam juga muncul di lagu-lagu lain seperti “Street Prayer” dan “Grow Up” dilansir dari vibe.com, Rabu (5/8/2026).

Agustus 2024, ia semakin tegas. Melalui Instagram, ia menulis, “Jangan labeli saya apa pun selain sebagai seorang pria, ayah, dan 1000% Muslim.”

Di story-nya, ia menambahkan, “I don’t gangbang. I’m a Muslim… kamu tidak bisa melakukan keduanya.”

Ia menegaskan bahwa musiknya tetap menceritakan pengalaman masa lalu, tetapi tujuan hidupnya sudah berubah.

Pada September 2024, ia secara publik memakai nama Muslim-nya, Mustafa Abdel Malek.

Pada Oktober 2024, Lil Durk ditangkap terkait tuduhan conspiracy to commit murder-for-hire meski belum terbukti di pengadilan.

Baca Juga: 7 Artis Pria Indonesia yang Memutuskan Jadi Mualaf

Saat menunggu persidangan di detensi Los Angeles, menurut ayahnya dalam wawancara The Breakfast Club April 2025, Durk justru semakin mendalami Islam.

Big Durk mengungkapkan bahwa saat putranya masuk, hanya ada sekitar empat Muslim di bloknya. Kemudian jumlahnya menjadi 17.

“He in there converting,” kata sang ayah, yang berarti Lil Durk membantu sekitar 13 rekan tahanan masuk Islam. Ia juga terus belajar tentang ajaran Islam, termasuk soal tanggung jawab sebagai suami dan meninggalkan gaya hidup lama.

Meski masih menghadapi tantangan hukum dan kehidupan, Lil Durk terus menekankan bahwa Islam membantunya menjadi pribadi yang lebih baik sebagai pria, ayah, dan manusia. (C)

Penulis: Merdiyanto

Editor: Kardin

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baca Juga