Kondisi Kumuh SDN 70 Kendari Terkendala Lahan Warga

Nur Khumairah Sholeha Hasan

reporter

Senin, 30 Januari 2023  /  7:47 pm

Rapat yang digelar Ketua Komisi III DPRD Kota Kendari bersama pihak sekolah dan beberapa OPD terkait bertempat di SDN 70 Kendari. Foto: Nur Khumairah/Telisik

KENDARI, TELISIK.ID - Meski terletak di kawasan Kota Kendari, rupanya tak menjamin beberapa sekolah terawat dan tertata rapi, salah satunya adalah SDN 70 Kendari.

Saat meninjau SDN 70 Kendari yang berada Jalan Orinunggu, Kelurahan Lepo-lepo, Kecamatan Baruga, DPRD Kota Kendari mendapati jika keadaan sekolah itu tak kunjung diperbaiki rupanya terkait sengketa tanah dengan warga setempat.

Ketua Komisi III DPRD Kota Kendari, LM Rajab Jinik menyebut jika lahan tersebut memang milik masyarakat, maka pemkot harus bertanggung jawab untuk membayarkan hak pemilik lahan.

Baca Juga: Nasib 9 Bakal Calon Rektor IAIN Kendari di Tangan Kementerian Agama

"Ini kan masih diklaim, kita clear-kan dulu, apakah memang ada lahan masyarakat. Saya akan minta waktu dua bulan urus ini, saya akan panggil kembali di DPRD dan akan rapatkan dengan OPD terkait," tuturnya, Senin (30/1/2023).

Rajab Jinik menyebut persoalan ganti rugi adalah tanggung jawab pemerintah, jika lahan tersebut sudah beres barulah sekolah tersebut bakal direnovasi. Renovasi akan disesuakan dengan kebutuhan sekolah seperti pagar, paving blok dan pergantian gedung.

Kepala SDN 70 Kendari, Juslianti berharap, setelah pertemuan tersebut ada realisasi langsung dari pemerintah terkait gedung yang sudah tak digunakan, mengingat siswa yang ia miliki cukup banyak.

"Sangat kami butuhkan, termasuk WC yang kondisinya mulai rongsok," bebernya.

Baca Juga: 8 Mahasiswa Teknik Mesin UHO Terpilih Magang di Jepang

Sementara Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Dikmudora) Kendari, Saemina menuturkan, jika SDN 70 Kendari bakal mendapat bantuan dari pemkot, namun adanya permasalahan lahan di sekolah itu sehingga bantuan ditunda. Ia menyebut, lahan yang dihibahkan seluas 1.400 meter. Namun, di dalam sertifikat lahan itu seluas 1.544 meter.

Sebelumnya, SDN 70 Kendari terlihat kumuh, walaupun dari luar sekolah ini terlihat baik-baik saja, namun ketika masuk ke dalam, mulai terlihat kerusakan fisik pada bangunan sekolah.

Terlihat cat yang mulai pudar, coretan di dinding, tembok yang mulai mengelupas, tiang yang keropos serta kondisi WC yang sudah rusak di pojok sekolah. (A)

Penulis: Nur Khumairah Sholeha Hasan

Editor: Kardin 

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS