KPK Selidiki Dugaan Suap Miliaran Rupiah Pejabat Dirjen Pajak, Sri Mulyani Marah Besar

Ahmad Sadar

Reporter

Rabu, 03 Maret 2021  /  2:13 pm

Ilustrasi pejabat pajak terima suap. Foto: Repro: Google.com

JAKARTA, TELISIK.ID - Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) tengah menyidik kasus dugaan suap terkait pajak di Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan. 

Mendengar hal ini, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dikabarkan marah besar terkait dugaan suap pejabat Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan.

Sri Mulyani selaku menteri yang bertanggung jawab mengamankan penerimaan negara kabarnya naik pitam karena mengetahui jajarannya diduga terlibat suap.

"Marah sekali Mas," kata seorang sumber di Kementerian Keuangan, Rabu (3/3/2021) dikutip dari cnbc.indonesia.com.

Sumber lainnya di Kementerian Keuangan juga menyayangkan masih adanya pegawai pajak yang nakal dan berani macam-macam. Namun Ia belum memberikan keterangan lebih jauh.

"Masih ada yang bandel. Cuma nanti lengkapnya jam 13.00 WIB, Ibu Menteri menyampaikan keterangan lengkap," tambah sumber tersebut.

Baca juga: Laboratorium Nasional yang Mendata Kasus COVID-19 Alami Kendala Teknis

Berdasarkan informasi, adalah perusahaan perkebunan PT J yang diduga melakukan suap melalui Konsultan Pajak swasta untuk bisa membayar tagihan pajak lebih rendah. Sayangnya gayung bersambut dan pejabat pajak memfasilitasi.

Untuk diketahui, dugaan suap ini terungkap setelah Wakil Ketua KPK Alexander Marwata membenarkan bahwa pihaknya sedang melakukan penyidikan ke PNS Pajak tersebut.

Alexander Marwata telah mengonfirmasi hal tersebut, namun enggan menyebut tersangka yang sudah dijerat lantaran proses penyidikan masih berjalan.

"Kita sedang penyidikan betul, tapi tersangkanya nanti dalam proses penyidikan itu kan mencari alat bukti untuk menetapkan tersangka. Ini yang sedang kita lakukan. Nanti kalau alat buktinya sudah cukup, tentu akan kita ekspose," kata Alex, Rabu (3/3/2021).

Alex enggan menyebut secara detail kasus yang sedang disidik. Ia hanya menyampaikan dugaan suap dalam kasus pajak ini bernilai miliaran rupiah.

"Nilai suapnya besar, puluhan miliar juga. Kalau tidak salah itu juga melibatkan tim pemeriksa. Kalau di Pajak kan modusnya seperti itu, gimana caranya supaya WP (Wajib Pajak) bayar pajak rendah dengan cara menyuap pemeriksanya agar pajaknya diturunkan," imbuh dia. (C)

Reporter: Ahmad Sadar

Editor: Haerani Hambali

TOPICS