Lembaga Mahasiswa Ini Bantah Terlibat Pembakaran Bendera PDIP dan Rusaki Kantor Kadin

Kardin

Reporter

Rabu, 30 Juni 2021  /  4:58 pm

Aksi pembakaran bendera PDIP dan perusakan Kantor Kadin Sultra. Foto: Ist.

KENDARI, TELISIK.ID - Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) membantah jika aksi pembakaran bendera PDIP dan perusakan Kantor KADIN Sultra, adalah massa mereka.

Pasalnya, aksi demonstrasi yang dilakukan merupakan gabungan di lokasi demo dari berbagai organisasi dan dinamai Front Masyarakat Peduli COVID-19.

Ketua LMND Kota Kendari, Anhar menegaskan, jika pihaknya sama sekali tidak terlibat dalam aksi perusakan yang tersebar di berbagai pemberitaan yang ada.

Bahkan, kata dia, aksi LMND bukan berfokus pada pelaksaan Munas VIII Kadin, tetapi terkait kedatangan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Kota Kendari.

"Setelah menyampaikan aspirasi menolak kehadiran Jokowi, kami langsung menuju ke lapangan Eks MTQ, setelah itu langsung mengarah ke sekretariat. Sekali lagi saya menegaskan, LMND Kendari tidak terlibat dalam pengrusakan Kantor Kadin," tegasnya, Rabu (30/6/2021).

Baca Juga: Kadin Sultra: Silakan Demo Tapi Jangan Bakar Atribut

Baca Juga: Bendera PDIP dan Kadin Dibakar Demonstran

Anhar juga menerangkan tidak pernah mengintruksikan anggotanya untuk melakukan aksi perusakan Kantor Kadin Sultra dan pembakaran bendera PDIP.

Bahkan ia mengaku, massa aksi dari LMND tidak pernah sampai ke Kantor Kandin Sultra untuk melakukan perusakan tersebut.

"Karena memang fokus kami hanya tolak kehadiran Jokowi di Kendari, bukan menolak Munas Kadin. Jadi kami tidak tahu siapa yang bakar bendera PDIP dan rusaki kantor Kadin," pungkasnya. (B)

Reporter: Kardin

Editor: Fitrah Nugraha